Leptop Windows 10 di Bawah 4 Jutaan Beneran Lemot ?

Desember 26, 2017

Terbiasa menggunakan macbook, terus menggunakan windows, memang akan terasa perbedaannya, yaitu kelemotannya. Ya namanya beda spesifikasi dan beda jauh harganya, tentu akan berbeda performanya.

Sampai suatu ketika saya ngeJUDGE bahwa leptop di bawah harga 4 jutaan kalau diinstal windows 10 pasti lemot. Apakah demikian ???

Hal ini rupanya tergantung dari spesifikasi leptopnya sendiri dan program-program yang diinstal. Sebagai contoh saya punya leptop ACER 11 inch dengan processor celeron N3050 dan RAM 2 Giga. Saya jarang pakai leptop ini, biasanya cuma buat nonton youtube lalu disambung ke Tivi LED buat anak-anak saya. Buat nonton youtube aja lemotnya bukan main saat memilih video yang lain. Sampai saya rencana mau beli leptop baru saja deh, capek kalau harus pakai leptop yang lemot. Lalu istri saya mengingatkan : “Itu paling lemot gara-gara banyak virusnya paaaa. Coba dibersihkan dulu”.

Lalu saya hapus software-software berat seperti radioboss, breakaway on audio processor dll, dan langsung ngacir lagi… Saya baru ingat saat membeli leptop ini dulu juga lemot banget saat dicoba di tokonya, yang ternyata disebabkan karena banyak aplikasi yang diinstal dari tokonya, seperti SMADAV dll.

Jadi kalau leptop Anda mulai lemot, coba cek apakah ada program-program yang jarang dipakai, lalu UNINSTAL saja.

 

Apa yang mempengaruhi performa Leptop ?

Performa leptop utamanya tergantung dari : Processor, Jenis HDD/SSD dan Memori RAM. Kalau untuk pekerjaan sehari-hari, seperti browsing ringan (kurang dari 5 tab), nonton youtube, facebook, menggunakan celeron N3050 dan RAM 2 Giga saja sudah cukup. Tentunya aplikasi-aplikasi seperti anti-malware/antivirus yang tidak dibutuhkan dibuang saja.

Tapi kalau pekerjaan seperti untuk games yang membutuhkan grafis yang bagus, editing video, editing foto, editing audio dan multitasking yang cukup menguras resources, tentu saja sekalipun ditambah RAM hingga 8 Giga dan diganti dengan SSD masih tetap akan kurang mencukupi performanya. Paling tidak processornya menggunakan i3 atau i5, RAM 8 Giga, SSD 256 GB + HDD 512 GB biar maknyuss jalannya. Buat multitab di browser tidak lelet. Jadi sebenernya semua ini disesuaikan dengan kebutuhan saja.

 

Leptop Bagus di Harga kurang dari 4 juta

  1. ACER ES14-432 (CPU N3350)
  • PROCESSOR Celeron N3350
  • RAM DDR3 2GB  (Bisa diupgrade hingga 8 Giga)
  • HARDISK 500GB (Bisa diganti dengan SSD)
  • VGA ATI RADEON (GAMMING-GRAFIS)
  • LAYAR 14’INC LED HD
  • DVD SUPER MULTI
  • WEBCAM
  • HDMI
  • WIFI
  • LAN
  • CARD READER MULTI-IN-1 READER
  • USB 3PORT

  • NON WINDOWS (DOS)

Harga : Rp. 3.400.000 – Rp. 3.600.000

Alasan memilih Acer :

  1. Bisa diupgrade menjadi SSD, dan HDD yang ada bisa dipindahkan ke DVDRW agar bisa untuk penyimpanan data-data yang jarang dibuka.
  2. Memori RAM bisa diganti menjadi 8 Giga.
  3. Harga relatif murah, hanya saja belum ada windowsnya. Anda bisa membeli lisensi windows 10 pro di online mulai dari 70ribuan (ORIGINAL).

2. Lenovo Ideapad 120S-14IAP-5ID

  • Intel Celeron N3350 Processor (1.1Ghz – 2.4Ghz, 2MB)
  • 4GB DDR4 RAM (On Board)
  • 128GB M2 SSD Drive (On Board)
  • Intel HD Graphics
  • No DVDRW (Tak apalah)
  • 14″ HD LED Display (1366×768)
  • WiFi 802.11 a/c, Bluetooth 4.0, Gigabit ethernet
  • 2x USB 3.0, 1x USB Type C, HDMI, SD Card Reader
  • Battery up to 8 hours
  • Webcam 720p with Microphone
  • Ms. Windows 10 Home 64bit (Factory Default)
  • Bisa ditekuk 180 derajat.

Harga : Rp. 3.700.000 – Rp. 3.900.000,-

 

Alasan memilih Lenovo :

  1. Sudah menggunakan SSD. Bisa diupgrade menggunakan SSD jenis M2
  2. Memori RAM sudah cukup besar, yaitu 4 GB. Sayangnya tidak bisa diupgrade karena on board
  3. Sudah termasuk windows 10 home edition

 

Dari kedua di atas, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kalau saya disuruh memilih, kedua2nya saya pilih 🙂

0

Alasan Kenapa Istri Tidak Mau Melayani Suami

Desember 24, 2017
Tags: ,

 

Hal-hal yang merusak pernikahan :

A. SUAMI :
1. Suami tidak berfungsi menjadi pemimpin dengan baik, akibatnya saling melukai.
2. Suami gagal menjadikan Istri prioritas dalam hidupnya.
3. Suami membandingkan Istri dengan wanita lain.
4. Suami kurang disiplin mengontrol emosi dan kebiasaan buruk.
5. Suami gagal memuji hal-hal kecil dari Istri.
6. Suami menolak pendapat Istri.
7. Suami selalu merasa benar dan tidak pernah minta maaf atas kesalahannya.

B. ISTRI :
1. Istri tidak menghargai Suami sebagai otoritas.
2. Istri gagal menundukkan diri kepada Suami.
3. Istri gagal menampilkan kecakapan manusia batiniah.
4. Istri gagal menunjukan rasa syukur kepada Suami.
5. Istri tidak mau melayani suami

Kebutuhan seorang Suami:
1. Sex.
2. Istri sebagai sahabat.
3. Rumah yang rapi.
4. Istri yang cantik dan menarik.
5. Saling menghargai.

Kebutuhan seorang Istri:
1. Kasih sayang dan penghargaan.
2. Diajak bicara.
3. Jujur dan terbuka.
4. Uang yang cukup.
5. Komitmen terhadap keluarga.

 

Dari poin di atas, salah satu kebutuhan seorang suami adalah “bercinta” dengan istrinya. Tapi seringkali hal ini terhambat karena sang istri tidak mau melayani suaminya. Sehingga beberapa suami akhirnya membenarkan perbuatan zina/bejat/najis dengan alasan : “Lha istriku ga mau melayaniku eee??? terus aku kudu piye??… Misalnya dengan kecanduan pornografi dan masturbasi, selingkuh/WIL, bermain dengan PSK dll. Mau hal ini terjadi pada suami Anda ??? Tentu tidak mau kan ??

Tapi para suami, sebelum menyalahkan sang istri, mari mengetahui alasan apa saja yang menyebabkan istri Anda tidak mau melayani. Dengan mengetahui akar permasalahannya, maka lambat laun masalah itu akan terselesaikan.

Masa-masa awal pernikahan, baik suami maupun istri memiliki hasrat untuk berhubungan intim yang masih tinggi. Namun, seiring berjalannya waktu, gairah bercinta kerap kali sering menurun, terutama pada wanita. Bahkan ada seorang wanita berkata : “Halah, rasane yo koyo ngono kae.. kesel kabeh nang awak” (Halah, rasanya ya begitu saja.. bikin badan capek semua).

Gairah bercinta menurun kerap dirasakan istri ketika kesibukan mulai datang. Pagi hari istri sibuk memasak, menyiapkan keperluan sekolah anak, hingga keperluan kerja suami . Saat anak dan suami berangkat, iapun melanjutkan pekerjaan rumah. Mengepel, cuci piring, cuci baju, dll.

Meski istilahnya terlihat sepele “hanya pekerjaan rumah tangga”, tapi saat dilakukan, menguras waktu dan tenaga. Tak percaya? Cobalah gantikan seluruh tugas istri dari pagi sampai pagi lagi selama sehari agar Anda tahu bagaimana rasanya menyelesaikan “hanya pekerjaan rumah tangga”.

Berikut beberapa hal yang menyebabkan istri enggan melayani suaminya :

1. Fisik sudah lelah

Seperti sudah ditulis di atas, pekerjaan rumah tangga sangatlah menguras energi. Jadi saat malam datang, rasanya ia hanya ingin segera istirahat dan tidur.

2. Sibuk di pekerjaan

Bagi istri yang juga bekerja, bahkan yang memiliki pembantu sekalipun, tetaplah mengalami rasa lelah. Apalagi jika dia tidak memiliki asisten rumah tangga, tak perlu ditanyakan lagi betapa lelahnya.

3. Suami Tak Romantis

Wanita butuh rasa nyaman untuk bisa tumbuh gairah bercinta. Wanita mendambakan pasangan yang romantis. Namun sayang sekali, sebagian besar pria hanya manis saat belum menikah atau saat awal-awal pernikahan. Padahal wanita merindukan romantisme, setidaknya hadiah, kado kecil (jepit rambut) dan kejutan.

4. Jenuh

Sedikit banyak, rutinitas akan menyebabkan seseorang merasa jenuh. Bahkan rutinitas hubungan suami istri juga bisa menjenuhkan. Cobalah lakukan rekreasi ke luar kota, menginap di hotel berbintang.

5. Kesal pada Suami

Rasa kesal dan marah bisa jadi alasan istri tidak mau berhubungan intim. Istilahnya, dia sedang ngambek. Sebagaimana sifat manusia yang doyan mengingat kesalahan orang lain tapi lupa pada kesalahannya, barangkali Anda juga punya kesalahan yang membuatnya kesal.

Misalkan tempo hari pernah berkata kasar, terlalu dekat dengan teman wanita, atau mungkin kesal karena kurang perhatian pada istri. Coba diingat-ingat bagaimana sikap Anda selama ini, jika memang ada yang kurang baik, cobalah benahi.

6. Suami Tak Memuaskan

Umumnya wanita memang lebih sulit orgasme ketimbang pria. Sayangnya, beberapa pria cukup egois, begitu ejakulasi, langsung tak peduli lagi apakah pasangannya sudah klimaks atau belum.

Jika terus menerus terjadi tanpa ada usaha bersama saling memperbaiki kualitas hubungan ranjang, salah satu pihak yang merasa tidak puas bias jadi jenuh dan malas melakukan hubungan ranjang. Si wanita mungkin jadi tidak mood lagi dan beralasan : “Lagi mens”, atau “lagi keputihan”.

7. Service “After Sex” yang Buruk

Jika Anda adalah salah satu suami yang langsung lemas usai ejakulasi, maka ini bisa jadi alasan si mama malah bercinta. Wanita tak hanya butuh seks, mereka butuh perasaan dicintai dan dilindungi.

Cobalah tunjukkan kasih sayang setelah dilayani, meski itu hanya sebatas ciuman di kening, ucapan terimakasih, atau pelukan. Atau beri dia selimut atau pakaikan bajunya, itu juga menunjukkan perhatian Anda. Jangan setelah puas lalu pergi atau tidur begitu saja.

8. Stress

Wanita kadang tidak merasa bahwa dirinya stress. Pemicu stress bisa beragam, dari mulai pekerjaan rumah, masalah anak-anak, masalah ekonomi, konflik dengan keluarga, hingga hubungan suami istri yang kurang menyenangkan. Ini juga salah satu alasan mengapa wanita enggan bercinta.

Jika ia tak mau melayani Anda, alangkah lebih bijaknya untuk instropeksi diri. Coba lihat beberapa poin di atas apakah ada kemungkinan penyebab ia tak mau melayani? Jika ada, cobalah cari solusi bersama.

Misal jika itu disebabkan karena ia lelah, bantulah mengerjakan pekerjaan rumah tangga atau carikan pembantu rumah tangga. Atau jika memang istri terlihat stress, coba ajak dia refreshing, jalan-jalan, tidak harus ke luar kota. Yang terpenting, langkah awal adalah ketahui penyebabnya, lalu cobalah cari solusinya.

Perlu diketahui para pria adalah, wanita tak mudah mengungkapkan perasaan. Jadi cobalah lebih perhatian agar dapat mengetahui akar permasalahannya tanpa harus bertanya pada istri.

 

Belaian tangan suami adalah emas bagi istri.

Senyum manis sang istri adalah permata bagi suami.

Kesetiaan suami adalah mahkota bagi istri.

Keceriaan istri adalah sabuk di pinggang suami.

Perbaikilah apa yang bisa diperbaiki sekarang sebelum terlambat.

Cintailah pasangan yang telah Tuhan berikan untukmu!

0

Bagaimana Cara Stasiun Radio Bisa Tetap Bertahan di Jaman Now

Desember 18, 2017

 

Radio hingga saat ini masih merupakan sarana hiburan yang cukup populer di masyarakat, karena biayanya yang murah dan bisa didengar sambil beraktivitas apa saja. Namun, apa yang kelihatannya menghibur dan menarik itu, ternyata membutuhkan perencanaan, waktu dan biaya yang tidak sedikit dan management yang bagus. Untuk itu, bagi Anda yang ingin terjun di dunia radio, khususnya radio FM, lebih baik untuk melakukan riset terlebih dahulu sebelum memutuskan terjun di bisnis atau bidang ini.

Di dunia online, siapa saja bisa membuat blog, baik blog gratisan maupun berbayar. Blog yang biayanya murah pun juga bisa ramai pengunjung dan banyak pendapatan. Lalu apa bedanya antara web biasa, misal web toko online sederhana dengan web toko online sebesar lazada.com atau tokopedia.com ?? Bedanya adalah mereka berpikir untuk menjadi besar, menguasai (mendominasi) PASAR / market share, dengan perencanaan yang matang, tim management yang efisien dan efektif serta BERPENGALAMAN (SMART), dan sokongan dana yang luar biasa besar tentunya.

Sama halnya dengan di dunia radio, kita harus rencanakan terlebih dahulu mau dikonsep seperti apa radionya. Apakah cuma bahasa jawanya “NGGLENDER” ??? atau istilah populer di kalangan teknisi adalah  “Radio Panjer” atau “Radio ROBOT”, dimana radionya hanya memutar lagu-lagu saja, terus iklan, terus lagu-lagu, semua sudah dischedule di automation software, tanpa adanya penyiar. Hal ini seperti yang dilakukan oleh para pengelola radio “JAMU TETES” yang biaya operasionalnya mungkin tidak sampai 1 juta/bln untuk listrik saja. Atau ada tim management yang di dalamnya ada divisi produksi, divisi penjualan/marketing, tim kreatif dll ?

Mau dibawa kemana radio itu, selain ditentukan oleh VISI dan MISI pemilik radio, juga ditentukan oleh SDM yang mumpuni. Kalau sudah berbicara SDM, berarti berbicara soal BIAYA!!! Anda sebagai pemilik radio ingin radionya seperti GEN FM atau DELTA FM misalnya, tentu saja SDMnya harus dilatih seperti mereka atau cari yang “sudah jadi”. Kalau Anda tidak punya waktu atau kesulitan melatih, Anda bisa membayar jasa konsultan yang tarifnya juga bervariasi mulai jutaan hingga ratusan juta. Tapi inipun juga masih banyak tantangannya. Ide apapun seringkali terbentur eksekusinya oleh masalah SDM.

 

Wah, rumit sekali ya???

Dunia radio tidak lepas dari dunia entertainment dan jurnalistik. Diperlukan hati yang punya passion ke sana untuk menjalankan sebuah stasiun radio. Tapi kalau tidak punya passion apa mungkin berhasil ??? ada memang sebuah radio di Malang yang dimana pemiliknya malah ga tahu menahu soal dunia radio, tapi radionya berhasil menjadi salah satu dari jajaran radio dengan penghasilan iklan terbesar di Kota Malang Jawa Timur. Salah satu kunci yang saya pelajari adalah : 1.) Mencari station manager yang sudah berpengalaman, 2). Sabar untuk menanti hasil yang besar, karena radio bukanlah sebuah bisnis yang dibuka langsung kelihatan hasilnya, jadi harus ada pemasukan dari sumber lain. Setelah 10 tahun lebih baru radio ini bisa merasakan hasil yang cukup besar. Kini omset perbulannya sudah di atas 100 juta.

Jadi menurut saya, kalau soal biaya bukan lagi menjadi masalah, tentu untuk membuat radio Anda jadi besar hanya tergantung dari VISI dan MISI Anda. Setelah itu melatih atau mendapatkan tim yang sesuai dengan IDEALISME Anda itu. Tidak mudah memang.. Capek RUAARR BIASAAAA yang saya lihat dari salah satu stasiun radio besar di Tulungagung, Jawa Timur.

Kalau ga punya konsep, apalagi dananya nipis, mending ga usah bisnis radio daripada “NGECEH-NGECEH DUIT” (pemborosan uang). Karena radio selain aspek SDM, juga ada aspek TEKNIS/PERALATAN yang kadang membutuhkan biaya yang tidak sedikit tat kala rusak. Belum lagi soal rumitnya proses perijinan. Anda harus bisa membuat GAME PLAN yang BAGUS.

Mendirikan radio, mengurus ijinnya dan membuatnya tetap bertahan memang bukan sesuatu yg mudah, tapi juga tidak sesulit MEMBUAT dan menerbangkan pesawat terbang ^^

“Saya sudah warning dari awal lo ya ahahaha. Kalau belum nyemplung jauh jauh buruan pergi. Kalau sudah setengah nyemplung, belajar renang sekalian atau mending buruan mentas. Kalau sudah dalam “nyemplungnya”, mending belajar menyelam dan berenang yang baik. Daripada sampai pertengahan terus megap megap dan melambaikan tangan tanda MENYERAH”, kata Hari Supriyono, seorang pemilik radio yang tengah berkembang dan naik daun di Tulungagung Jawa Timur. Dengan berkiblat pada radio besar di Singapura, radionya kini banyak penggemar, mulai dari kalangan bawah hingga eksekutif. Bahkan pejabat juga banyak yang mendengarkan. Dengan mengusung konsep DIGITAL BROADCAST dan Digital AUDIO, fasilitas Dynamic RDS (bisa melihat judul lagu yang sedang diputar), serta didukung teknologi streaming yang memanjakan pendengar, jumlah pendengar dan pengiklan juga kian naik. Ya, mengelola radio di jaman NOW memang perlu terobosan…. Anda bisa mendengarkan streamingnya di http://u.klikhost.com

 

Tantangan radio di era digital

Seiring pesatnya pertumbuhan internet, pengelola stasiun radio dihadapkan pada tantangan besar, yakni bergesernya pola konsumsi media. Popularitas radio semakin memudar setelah digilas televisi, dan sekarang pendengarnya disedot oleh beragam media di internet. Orang kini dengan mudah mendapatkan berita dan hiburan atau lagu di jejaring dunia maya. Beragam informasi berserakan di Facebook, Twitter, Instagram, dan media sosial lainnya. Segala jenis lagu, lawas dan terbaru, komplit di Youtube. Tak pelak, konsumen media kini ramai-ramai beralih ke media online, terutama media sosial dan aplikasi mobile. Apalagi tarif internet saat ini lebih murah.

Bisa dibilang, khalayak saat ini hanya mendengarkan radio ketika berkendara mobil untuk mendengarkan lagu pengusir kantuk atau mendengarkan informasi lalu lintas guna menghindari kemacetan. Anak muda saat ini lebih mendengarkan musik lewat layanan streaming ketimbang radio FM/AM. Bahkan fenomena kemunculan Spotify, pemutar lagu streaming, dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan bakal menggerus eksistensi radio siaran, juga pemutar lagu iPod sampai iTunes. Spotify yang resmi hadir di Indonesia sejak 30 Maret 2016 memiliki kelebihan dari radio, seperti koleksi lagu super lengkap, up to date, sangat personal dan mudah dioperasikan.

Pesatnya pertumbuhan internet dewasa ini menjadi tantangan bagi pengelola studio radio siaran untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyajikan konten. Jika tidak, eksistensi radio akan tersisihkan oleh daya tarik media internet yang mampu menyajikan semua kebutuhan konsumen. Pengelola radio harus beradaptasi terhadap tren yang berkembang. Kalau tidak bisa adaptasi dengan kemajuan teknologi, selesailah. Radio tradisional akan mati perlahan-lahan.

Agar radio siaran tetap eksis, menata ulang strategi bisnis adalah mutlak karena persaingan mendapatkan iklan semakin berat. Tambahkan layanan streaming, sehingga pendengar bisa mengakses informasi dan hiburan kapan dan di mana pun lewat internet. Bisnis itu harus mengikuti zaman!

Streaming menjadi solusi bagi studio radio siaran untuk mengimbangi berkembangnya media internet. Efek teknologi digital belum signifikan ke bisnis radio, dan format streaming bisa jadi solusi untuk saat ini. Pembenahan manajemen harus terus dilakukan untuk meningkatkan performa perusahaan dalam menghadapi persaingan. Kuncinya sinergitas semua divisi.

 

Keberlangsungan Radio Berbasis Komunitas

Pembicaraan keberlangsungan, terlebih keuangan bagi radio komunitas, menjadi isu terpenting bahkan bagi radio komunitas yang telah mampu “bertahan” sekalipun. Sampai ada semboyan hidup segan, mati tak mau.Radio komunitas yang sudah mampu mendanai semua biaya operasional tetapi tidak memiliki kualitas program yang bagus atau memiliki program yang bagus namun ditinggal pendengarnya, niscaya radio komunitas yang mengalami kondisi seperti itu pun tidak akan bertahan lama.

Langkah-langkah perbaikan dan pemantauan produksi program harus terus diperhatikan. Pendengar mana pun tidak akan menerima program siaran Anda yang tidak dikelola secara profesional. Tantangan bagi radio komunitas adalah profesionalitas program tanpa meninggalkan nilai-nilai akses, partisipasi, dan pemberdayaan warga atau komunitas. Untuk menuju ke sana, kuncinya adalah membuat program yang menyajikan sesuatu yang unik dan sangat lokal. Beberapa radio komunitas telah mencoba juga melakukan produksi yang diambil dari contoh program, baik radio internasional maupun nasional, namun mereka kemudian melakukan pengemasan kembali yang berbasis sangat lokal.

Selain program yang harus diperhatikan, penataan lainnya adalah survei pendengar. Survei pendengar memiliki hubungan yang kuat dengan pengembangan program. Banyak pegiat radio komunitas yang memandang survei pendengar membutuhkan banyak biaya. Pendengar adalah segalanya. Radio komunitas tidak akan bertahan jika pendengarnya tidak lagi memiliki perasaan memiliki. Radio komunitas memerlukan pemetaan komunitas dan membuat survei pendengar yang mengeluarkan biaya sedikit, temu fans club, misalnya. Tindakan itu dilakukan untuk memberi masukan bagi pegiat untuk membuat program yang tepat.

Keberhasilan pendanaan yang diperoleh radio tidak hanya disokong oleh faktor banyaknya komunitas, namun sosok-sosok relawan juga menjadi penentu. Umur dan keberimbangan jenis kelamin relawan menjadi faktor utama. Dalam penelitian itu menunjukan relawan perempuan yang lebih tua yang memiliki banyak waktu untuk kegiatan, cenderung lebih sukses.

Dengan semakin bertambahnya kepemilikan konglomerasi media massa, keberadaan radio komunitas menjadi sebuah entitas penting dalam masyarakat. Radio telah terbukti dan teruji lebih dari 50 tahun memberikan banyak kontribusi dalam perkembangan dan partisipasi komunikasi warga. Radio adalah media yang sangat potensial sebagai media partisipasi, dan akar dari keberadaan radio adalah komunitas yang menjamin proses komunikasi.

 

 

sumber :

http://industri.kontan.co.id/news/cara-radio-siaran-bertahan

http_://www.kombinasi.net/menjaga-kelangsungan-radio-komunitas/

0

Perbandingan Shure SM 58 Vs Beta 58

November 28, 2017

Shure adalah salah satu merek microphone legendaris buatan mexico. Hingga saat ini yang jadi primadona untuk mic vocal shure ada 2 di antaranya, yaitu : SM58 dan Beta58A.

Shure’s SM58 dan Beta 58A adalah dua mikrofon terkemuka yang terkenal di seluruh dunia. Kedua mic terkenal karena kualitas suaranya yang indah dan kinerja yang dapat dihandalkan. Meskipun kedua mikrofon ini terlihat hampir serupa, ada beberapa perbedaan penting. Beta 58A  juga lebih mahal dibanding SM58.

Berikut perbedaan antara Shure SM58 dan Beta 58A :

 

POLAR PATTERN:

 

Mungkin perbedaan yang paling jelas adalah pola polar mikrofon. SM58 memiliki pola pickup polar cardioid, sedangkan Beta 58A adalah supercardioid. Pola polar kemudian mempengaruhi bagaimana Anda harus menggunakan mikrofon dan mana yang paling sesuai.

Seperti yang dapat Anda lihat dari diagram, mikrofon cardioid akan menolak lebih baik sinyal dari sisi belakang, sementara mikrofon supercardioid akan menolak sinyal lebih baik dari samping kedua sisi. Kedua mikrofon mengambil suara terbaik dari depan, tapi pola kutub supercardioid memiliki keuntungan tambahan karena lebih terarah dan karena itu kurang rentan terhadap umpan balik saat menggunakan monitor panggung yang benar.

 

OUTPUT LEVEL:

Karena magnet neodymium, Beta 58A memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dan output 4dB lebih besar dari pada SM58. Ini yang membuat beta 58A gain-nya lebih besar sehingga lebih sensitif.

 

FREQUENCY RESPONSE:

Beta58 memiliki frekuensi respon atas dan tengah lebih baik dibandingkan dengan SM58 yang membuatnya lebih terang (bright) dan memungkinkannya untuk memotong campuran lebih banyak. Ini tidak berarti Beta58 lebih baik, dan tergantung pada karakteristik gaya / tonal suara Anda, karena Anda mungkin tidak mendapatkan keuntungan dari respons frekuensi yang diperluas pada Beta58A. Kalau buat yang suaranya betat, beta58 lebih oke, waktu teriak juga tidak pecah.

Hal ini tergantung pada penyanyi itu. Beta58A bekerja dengan baik untuk sebagian besar penyanyi wanita dan beberapa penyanyi pria yang lebih halus, tapi juga memiliki efek membuat beberapa penyanyi terdengar sangat keras dan kurus.

Jadi saat memilih antara SM58 atau Beta 58A, penting untuk menyesuaikan dengan Genre Musik dan jenis vokal. Karena ini akan mempengaruhi performa mikropon dan bagaimana suaranya.

 

HANDLING NOISE:

Beta 58A lebih rendah noise daripada SM58 karena sistem mount shock pneumatiknya yang canggih.

 

GRILLE:

Beta 58A memiliki kisi-kisi yang lebih keras, yang membuatnya lebih sulit peyok saat jatuh.

 

Kesimpulan :

Seseorang tidak dapat menyangkal bahwa spesifikasi Beta58A sebagian besar lebih unggul dari pada SM58, namun dalam beberapa kasus, fitur Beta 58A tidak diinginkan. Misalnya, jika Anda seorang penyanyi di band heavy metal dan Anda berteriak dan berteriak ke mikrofon, sensitivitas dan rincian ekstra dari Beta 58A tidak diinginkan. Sebagai gantinya, menggunakan SM58 akan menjadi solusi yang jauh lebih baik. Lagi pula, ini soal selera dan situasi.

 

SM58
Pattern: Cardiod
Freq: 50-15K Hz
Output: 1.85mV
Weight: 10.5 oz / 297 gram

Beta 58A
Pattern: Supercardiod
Freq: 50-16K Hz
Output: 2.6mV
Weight: 9.92 oz / 281 gram

 

Penilaian saya pribadi : Harga SM58 original sekitar 1,35jt, sedang Beta 58A sekitar 2 juta. Terpaut cukup lumayan. Untuk hasil testing, Beta 58A memang gain lebih besar dan suaranya lebih treeble. Saya pribadi kurang menyukai Beta 58A karena jadi tidak flat suaranya. Untuk siaran di radio, saya lebih condong memilih SM58 karena suara vokal lebih terasa detail karena treeble tidak berlebihan.

 

0

Tips Menghemat Listrik Dengan Cara Sederhana

November 16, 2017

Tarif listrik sudah pada tingkat paling tinggi saat ini, entah akan naik lagi atau tidak ke depannya, yang pasti kita harus BIJAK untuk bisa melakukan penghematan penggunaan listrik. Apalagi pemerintah akan mengeluarkan kebijakan penyederhanaan golongan tarif listrik, yaitu 1300 watt hingga 4400 watt akan dinaikkan secara gratis ke 5500 watt, maka kitapun juga harus lebih bijak lagi untuk menghemat daya.

Anda bisa memeriksa secara langsung penggunaan daya listrik Anda saat ini dengan mengikuti tips cara mengetahui voltase, daya dan arus melalui meteran pra bayar.

Berikut beberapa cara sederhana yang bisa mengurangi beban listrik Anda secara DRASTIS!!!

1. Ganti semua lampu dengan LED

Tahukan anda bahwa sekitar 50% dari konsumsi listrik digunakan untuk lampu? Jadi ganti lampu Anda menggunakan lampu LED yang setidaknya bisa menghemat 25% hingga 50%. Investasi awal memang mahal.

Untuk kamar 3×5, gunakan LED 2×7 watt. Untuk ruangan 3×3 cukup gunakan Lampu LED 1x 7 watt. Salah satu lampu LED yang direkomendasikan adalah merek PHILIPS.

2. Matikan pemanas air di dispenser

Pemanas air di dispenser umumnya membutuhkan 200 watt. Itu setara dengan 10 lampu. Wow!!! Nyalakan jika diperlukan saja. Atau matikan saja!

3. Matikan Rice cooker / Magic com

Rice cooker adalah salah satu yg makan banyak listrik sekitar 100 watt dan biasanya dibiarkan menyala terus menurus. Padahal nasi hanya perlu dinyalakan Setiap 2-3 jam selama sekitar 30 menit. Hal ini cukup untuk mencegah nasi menjadi basi.

4. Matikan AC

AC merupakan peralatan yang paling banyak makan listrik. AC Sharp Inverter 1 PK saat disetting Low Watt membutuhkan daya sekitar 200-400 watt saat outdoor unit berjalan.

Solusinya pasang di suhu 25°C sudah cukup nyaman dan dingin. Paling ideal pasang suhu 4 derajat dibawah suhu luar ruangan. Isolasi ruangan dengan baik dengan cara menutup semua pintu dan jendela, sehingga target suhu cepat tercapai dan Outdoor Unit tidak kerja terus menerus. Yang paling membuat AC boros adalah ketika Outdoor Unit terus menerus bekerja.

Jika mau lebih hemat lagi, ganti dengan inhaust/exhaust fan (kipas 2 arah) agar sirkulasi udara tetap terjaga. Siang pasang mode exhaust (udara dibuang keluar), dan malam pasang mode inhaust (udara masuk. Kelemahannya harus bobol tembok dan memanggil tukang.

5. Matikan freezer kulkas

Kulkas merupakan peralatan yang memakan daya listrik cukup besar selain AC. Pada saat kompresor berjalan, kulkas dua pintu umumnya membutuhkan daya sekitar 150-300 watt. Tetapi ketika kompresor sudah berhenti bekerja, maka daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar.

Matikan freezer jika tidak digunakan untuk membekukan makanan.

6. Menggunakan Tivi LED

Ganti tivi Anda dengan menggunakan LED. LED 40 inch membutuhkan daya hanya 60 watt saja.

Meski cukup sedikit listriknya, matikan tivi jika tidak sedang ditonton untuk langkah penghematan.

7. Ganti kabel listrik rumah dengan ukuran yang lebih besar

Pemborosan listrik bisa dikarenakan oleh kabel yang ukurannya kecil atau kurang bagus kualitasnya. Untuk amannya, gunakan kabel yang kualitasnya bagus, misal merek SUPREME, dengan ukuran 2,5 mm atau 4 mm lebih bagus lagi. Untuk dari meteran ke kotak MCB yang di dalam rumah, gunakan kabel ukuran minimal 6mm.

 

Berikut ini contoh penggunaan daya secara REAL TIME dengan menekan tombol 47 lalu enter. Pada contoh ini, daya yang digunakan adalah 402 watt. Peralatan yang dinyalakan : AC Sharp inverter 1 PK disetting Low Watt dengan isolasi yang kurang bagus, kulkas dua pintu, rice cooker. Kompresor kulkas tidak sedang jalan, sehingga mungkin hanya 80 watt saja yg dibutuhkan oleh kulkas. Rice cooker 100 watt. Sehingga untuk AC sekitar 200 watt saja.

 

Selamat berhemat!!!

0

Ingin mendapatkan email inspiratif dari Purba Kuncara langsung ke inbox Anda ?

Silahkan daftar di mailing list purbakuncara.com