Cara Sederhana Menguji Respon Frekuensi Speaker

Mei 16, 2018

Setiap speaker mempunyai frekuensi respon atau frekuensi kerja. Ada alat yang digunakan untuk mengukur hal ini, tetapi posting ini memberi Anda cara cepat untuk memeriksa respons frekuensi loudspeaker di rumah hanya dengan menggunakan mata dan telinga Anda.

Frekuensi pendengaran manusia umumnya dimulai dari 20Hz pada ujung rendah hingga 20 KHz di ujung tinggi. Kebanyakan pendengaran manusia terjadi di tengah rentang ini, antara 1500Hz dan 4500Hz, tetapi rentang yang lebih tinggi dan lebih rendah adalah penting ketika mendengarkan musik.

Speaker diharapkan memiliki “respon datar” atau FLAT, yang berarti bahwa frekuensi rendah, menengah, dan tinggi semua memiliki volume yang sama. Speaker yang baik umumnya lebih mahal karena biaya bahan, kerumitan pembuatan, dan biaya merek.

Untuk menguji respon speaker Anda, silahkan klik tombol play di video ini :

Anda mendengarkan di speaker ANda suara dari frekuensi rendah hingga tinggi ? Mulai frekuensi berapa Anda mendengarkan dan frekuensi berapa berhentinya ? Apakah ada perubahan volume ?

Coba video ini di beberapa speaker dan Anda akan dengan cepat bisa mengetahui perbedaan antara speaker satu dan yang lainnya.Video di atas menggunakan volume yang sama dari frekuensi bawah hingga tinggi.

Kebanyakan speaker yang bagus hanya mulai berbunyi pada frekuensi 40Hz hingga 15 Khz. Macbook Pro berbunyi mulai 130 Hz, sedangkan headphone monitor saya merek ISK mulai berbunyi di frekuensi 20 Hz.

 

0

Mengenali Mata Malas (Lazy Eye) dan Cara Mengatasinya

Mei 13, 2018

Mata malas (lazy eye), yang dalam bahasa aslinya disebut ambliopia, merupakan penurunan tajam penglihatan akibat abnormalitas (cacat) pada perkembangan penglihatan pada bayi dan anak di Otak. Mata malas terjadi pada sekitar 2-4% anak usia prasekolah dan menjadi penyebab tertinggi penurunan tajam penglihatan pada anak. Ini biasanya menyerang bayi prematur, bayi dengan bobot badan ringan, dan keluarga yang mempunyai riwayat mengidap katarak.

Otak manusia membutuhkan stimulasi visual untuk berkembang sepenuhnya. Pada saat perkembangan anak sejak lahir hingga usia 8 tahun, apapun yang menghalangi atau menggangu jelasnya penglihatan dapat menyebabkan ambliopia.

Mata malas terjadi ketika bagian saraf yang menghubungkan mata dengan otak tidak merespon rangsangan dengan baik. Sehingga, otak hanya mengirimkan sinyal kepada mata yang sehat saja, ini menyebabkan gangguan penglihatan pada mata lainnya dan terlihat sayu (sedih). Gejalanya kerap dikeluhkan saat anak mulai sekolah karena pada masa ini anak mulai banyak belajar lewat kemampuan visual.

Mata malas (ambliopia) biasanya hanya mempengaruhi satu mata, tetapi apabila kedua mata kurang mendapat visual yang baik dan jelas untuk periode yang berkepanjangan, kondisi dapat timbul pada kedua mata. Deteksi dini mata malas pada anak merupakan hal penting karena terapi dini memiliki angka keberhasilan lebih tinggi dalam mencegah kebutaan permanen.

Tajam penglihatan manusia mulai berkembang sejak usia bayi dan menjadi sempurna pada usia 5 tahun. Perkembangan tajam penglihatan ini dipengaruhi oleh rangsangan visual yang masuk ke mata. Apabila mata mendapat rangsangan visual yang cukup, maka mata dapat berkembang dengan sempurna. Apabila salah satu atau kedua mata mendapatkan rangsangan yang kurang, maka perkembangan tajam penglihatan mata tersebut akan terhambat dan membuat tajam penglihatan menurun atau mata akan menjadi malas.

Penyebab mata malas

Mata malas dapat disebabkan oleh beberapa kondisi. Penyebab tersering dari mata malas adalah strabismus atau mata juling. Pada mata juling, kedua mata tidak mampu menyatukan gambar yang diambil oleh satu mata dengan mata lainnya. Akibatnya, otak hanya akan memilih gambar dari satu mata dan mengabaikan yang lainnya. Dengan demikian, mata dominan akan berkembang sempurna, sedangkan mata yang lain tidak dapat berkembang semestinya dan cenderung menjadi malas untuk bergerak.

Penyebab kedua tersering adalah masalah tajam penglihatan (refraksi). Penurunan tajam penglihatan (rabun dekat, rabun jauh, dan silinder atau astigmatisma) yang berat pada kedua mata dapat menyebabkan kedua mata tidak mendapat rangsangan visual yang cukup untuk menunjang perkembangan tajam penglihatan dan akhirnya akan menyebabkan mata malas. Kondisi ini diperberat apabila koreksi menggunakan kacamata terlambat dilakukan. Perbedaan tajam penglihatan yang jauh berbeda antar kedua mata juga dapat menyebabkan mata malas. Tajam penglihatan yang jauh berbeda akan memberikan fokus gambar yang jauh berbeda pula antara kedua mata. Hal ini berakibat mata yang memiliki tajam penglihatan lebih baik akan sering dipakai, sedangkan mata yang lainnya tidak dipakai dan akan menjadi malas (tidak berkembang).

Penyebab lainnya adalah penurunan tajam penglihatan akibat adanya kelainan pada mata, seperti katarak, luka pada bola mata, atau kelainan pada kelopak mata seperti kelopak mata turun sehingga menutupi mata (ptosis).

Selain itu, penyebab lainnya adalah tumor, pada beberapa kasus Amblyopia merupakan tanda pertama dari tumor mata (retinoblastoma).

Kelainan-kelainan tersebut menyebabkan mata tidak mendapat rangsangan visual yang cukup. Bila tidak diatasi sejak dini, kelainan-kelainan ini akan menyebabkan mata malas.

Jadi apa yang membuat anak saya beresiko mengidap Mata Malas (Ambliopia)?

– Refraktif (Refractive), gangguan penglihatan karena pembiasan cahaya yang tidak tepat, seperti silinder, rabun jauh, atau rabun dekat dan Astigmatisma yang besar.
– Perbedaan ukuran kacamata yang besar antara mata satu dengan lainnya
– Deprivasi (Deprivation), mata mengalami gangguan berupa penghalang pada lapisan mata yang membentuk kabut (katarak). Gangguan penglihatan karena cacat sejak lahir seperti kelopak mata turun (ptosis), katarak atau luka pada mata
– Strabismus atau mata juling dimana mata yang tidak sejajar tidak digunakan. Ini akibat ketidakseimbangan otot saraf pada mata sehingga mata tidak dapat berkoordinasi dengan baik.

– Pada kasus tertentu, gejala bisa tidak nyata sehingga perlu dilakukan pemeriksaan melalui skrining penglihatan (vision screening). Pemeriksaan ini bisa dimulai saat anak belum bisa menyatakan keluhannya yaitu dari bayi baru lahir, usia pra sekolah, dan saat sekolah.

 

Deteksi Dini

Deteksi dini mata malas pada bayi dan anak umumnya tidak mengeluhkan secara langsung adanya kelainan pada matanya. Anak dengan mata malas, umumnya mengalami kesulitan dalam melihat, memiliki posisi bola mata anak tidak simetris, atau sering memiringkan kepalanya. Pemeriksaan tajam penglihatan dan kelainan pada mata perlu dilakukan pada anak dengan keluhan seperti ini.

Tingginya angka kejadian mata malas serta buruknya hasil terapi yang terlambat dilakukan menyebabkan skrining menjadi penting untuk dilakukan. Setiap anak berusia 3-5 tahun direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan mata pada dokter mata untuk deteksi dini mata malas serta faktor risikonya. Terapi sudah bisa dimulai sejak usia 3-5 tahun, dan memberikan hasil yang memuaskan. Apabila terapi baru dilakukan setelah usia 7 tahun, umumnya hasil yang didapat kurang memuaskan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua bahwa orangtua merupakan lini terdepan dalam deteksi dini mata malas pada anak. Hampir sepertiga kasus mata malas berhasil dideteksi karena adanya kecurigaan orangtua. Anak yang mengalami kesulitan dalam melihat, memiliki posisi bola mata anak tidak simetris antara kiri dan kanan, atau anak sering memiringkan kepalanya saat melihat harus segera dibawa ke dokter mata untuk evaluasi lebih lanjut. Skrining pada usia 3-5 tahun juga perlu dilakukan walaupun anak tidak menunjukkan tanda-tanda apapun yang disadari oleh orangtua.

Waspadai kemungkinan adanya lazy eyes, bila terdapat riwayat berikut:

  • Lahir prematur dengan usia kehamilan kurang dari 32 mingg atau berat kurang dari 1500 gram.
  • Berat lahir antara 1500-2000 gram, dengan riwayat kesulitan bernapas atau gangguan lain.
  • Keluarga ada yang mengalami katarak sejak lahir, tumor mata, penyakit keturunan yang mengenai mata
  • Atau bila ada salah satu jawaban ya di antara pertanyaan berikut :
    • Apakah penglihatan anak kurang baik ?
    • Apakah anak memegang benda terlalu dekat dengan matanya untuk dapat melihat benda tersebut dengan baik ? Atau pada anak yang lebih besar bila ia sering melihat TV terlalu dekat atau memiringkan kepalanya saat menonton TV.
    • Apakah matanya terlihat juling, bergerak tidak sama ?
    • Apakah matanya terlihat tidak seperti biasanya ?
    • Apakah kelopak matanya cenderung turun ?

Beberapa faktor risiko dapat menyebabkan ambliopia, dan faktor risiko ini dapat ditemukan lewat pemeriksaan dini. Bila kelainan ini tidak dikoreksi, ambliopia bisa bersifat permanen saat anak tumbuh dewasa.

Diagnosa dini meningkatkan kemungkinan suksesnya pengobatan, karena setelah usia 8 tahun, kerusakan visual dapat menjadi permanen. Sebaliknya, jika anak anda tidak mengalami ambliopia hingga usia 8 tahun, maka kemungkinan untuk mengidap ambliopia sangatlah kecil.

 

Pemeriksaan Medis

Pemeriksaan mata pada anak bisa berbeda, bergantung usianya misal:

  • Pada bayi yang baru lahir, tes dilakukan dengan perangkat bernama Ophthalmoscope untuk melihat kemungkinan adanya katarak.
  • Pada bayi (infants), tes dilakukan dengan bantuan objek bergerak untuk mengetahui respon pergerakan mata, sekaligus melihat potensi adanya mata juling (Strabismus).
  • Pada balita (toddlers), tes dilakukan dengan Photo screening, Red reflect test, atau Autorefraction.
  • Pada anak-anak pra sekolah, tes dilakukan dengan huruf dan gambar dengan menutup sebelah mata.

Pemeriksaan mata juga berfungsi untuk melihat kemungkinan terjadinya peradangan, tumor ataupun masalah pada organ dalam mata.

 

Tanda dan gejala

Anak yang mengidap ambyopia biasanya tidak mengeluh tentang penglihatan yang buruk, sehingga masalah ini terkadang baru diketahui saat penglihatan kedua mata diperiksa (contohnya saat tes mata di sekolah). Kadang kala, orang tua menyadari bahwa mata anaknya juling (strabismus) yaitu ketika satu mata tampak tidak sejajar dengan mata lainnya. Dalam kondisi tertentu ini (contohnya keberadaan strabismus, kelopak mata turun, atau halangan pada aksis visual), dokter anda perlu memeriksa penglihatan anak anda untuk keberadaan ambliopia secara teratur.

 

 

Terapi

Terapi mata malas membutuhkan waktu yang lama. Orangtua wajib memastikan anaknya menjalani terapi dengan teratur setiap hari dengan memasang penutup mata atau memberikan obat-obatan sesuai jadwal, serta memastikan anak melakukan aktivitas yang dapat merangsang mata saat memakai penutup mata atau obat, misalnya menulis dan menggambar

Pertama, jika ada ketidaknormalan ukuran kacamata, anak perlu diberikan kacamata yang sesuai untuk digunakan sepanjang waktu. Kemudian, anak perlu didorong untuk menggunakan mata yang malas. Ini biasanya dilakukan dengan menambal atau menutup mata yang baik, biasanya untuk beberapa jam setiap hari. Pengobatan mungkin memakan waktu beberapa bulan, dan bahkan beberapa tahun, dan seringkali lebih efektif ketika dimulai pada usia dini. Jika ambliopia terlambat terdeteksi (contohnya setelah usia 8 tahun), ada kemungkinan kerusakan visual tidak dapat disembuhkan. Karena itu sangatlah penting untuk memeriksakan mata anak anda jika Anda atau pelayanan kesehatan sekolah mencurigai atau menemukan problem penglihatan.

  • Kacamata korektif yang sesuai, ini dapat digunakan jika penderita juga mengalami rabun jauh, rabun dekat, atau silinder.
  • Penutup mata (Eye patches), ini digunakan oleh anak usia 4 tahun ke atas. Penutup mata digunakan dengan cara menutup bagian mata yang sehat selama 2 hingga 6 jam setiap hari, tergantung derajatnya. Ini dilakukan dengan tujuan merangsang perkembangan mata yang lemah agar berfungsi normal. Hal ini sebaiknya dilakukan sedini mungkin.
  • Obat tetes mata khusus, ini digunakan untuk memberikan efek buram sementara pada mata yang sehat (tidak bekerja pada penderita yang sudah rabun). Anda tentu heran mengapa mata yang normal harus diburamkan? Tujuannya agar merangsang anak untuk menggunakan mata yang lemah tersebut.
  • Operasi bedah mata, tindakan medis ini diperlukan bagi mereka yang terkena katarak atau yang ingin memperbaiki struktur kelopak mata.

Penanganan mata malas sebaiknya dilakukan sejak dini. Terkadang kombinasi dari pengobatan diatas juga dibutuhkan. Tindakan aktif seperti bermain puzzle, menggambar, dan bermain komputer juga dapat dicoba—khususnya dengan penggunaan penutup mata.

Tujuan pengobatan adalah perbaikan penglihatan pada masing-masing mata seoptimal mungkin.

Terapi ambliopia atau kelainan refraktif pada satu mata saat usia 3-5 tahun akan memperbaiki tajam penglihatan secara bermakna, dan secara teori akan menyebabkan perbaikan permanen selama hidup dibandingkan bila tidak ditangani. Makin cepat ditangani semakin baik

Segera konsultasikan dengan “dokter spesialis mata khusus” anak agar mendapat penanganan yang tepat! Di Surabaya ada dr. Irma dan dr. Ria di RS. Undaan.

0

Cara Reset / Restart Samsung Galaxy Note 8 Yang Hang

Mei 12, 2018

Setelah update ke versi OREO, kadang kala Samsung Galaxy Note 8 tiba-tiba Frozen…. Touch screen tidak bisa diapa-apakan. Sudah ditunggu lama, tapi masih tetap tidak bisa diklik-klik juga. Wah, katanya handphone mahal tapi kok begini ya….

Jika Note 8 Anda tiba-tiba tidak responsive atau HANG, jangan kuatir. Anda juga tidak perlu menunggu sampai kehabisan baterei. Anda juga tidak bisa melepas baterei, karena Samsung Galaxy Note 8 didesain menggunakan metal dan kaca premium yang tahan air sehingga tertutup rapat.

How to hard Reset a Frozen Galaxy Note 8

Anda tinggal tekan tombol Power dan Volume (-) secara bersamaan selama lebih dari 7 detik hingga layar berubah warna gelap dan mulai reboot.

Tenang saja, data Anda tidak ada yang hilang atau terhapus.

Kombinasi tombol ini juga berlaku untuk hampir semua jenis HP dan tablet samsung. Juga pada kebanyakan HP android. Ini adalah Universal Hard Reboot.

0

Sikap Tenggang Rasa Yang Mulai Luntur

Mei 12, 2018

Tepo Seliro adalah sebuah tindakan atau perbuatan yang merupakan gabungan dari Toleransi dan Tenggang Rasa. TOLERANSI adalah bagaimana kita bisa menjaga perasaan diri terhadap perbuatan orang lain di tengah-tengah lingkungan kita yang berbeda dan majemuk. TENGGANG RASA merupakan kemampuan kita dalam menjaga perasaan orang lain atas perbuatan yang akan kita lakukan.

Kelihatannya mudah dan sederhana. Apa susahnya sih menghargai perasaan orang lain sebagaimana kita pun ingin diperlakukan demikian? Tapi ternyata pada aplikasinya, urusan tepo seliro ini sering diabaikan oleh seseorang ataupun kita sendiri.

Tepo Seliro tidak hanya berbicara pada hubungan dengan tetangga sekitar, tapi juga dengan rekan kerja ataupun mitra bisnis/customer.

Berikut ini adalah contoh-contoh kasus yang sering terjadi pada lingkungan rumah :

1. Membuang sampah di bak sampah tetangga

2. Memelihara binatang peliharaan, dan kotorannya mencemari udara, tanah ataupun rumput tetangga.

3. Mengemudikan kendaraan dengan ngebut di lingkungan tetangga

4. Membunyikan klakson mobil setiap kali masuk garasi

5. Tidak mau menegur atau sekadar memberi senyuman dan anggukan pada tetangga

6. Melakukan ‘kebisingan’ ketika membangun ataupun merenovasi rumah tanpa permisi ke tetangga terdekat

7. Konstruksi talang air atau aliran kran air yang keliru hingga mengakibatkan kebocoran pada dinding tetangga.

8. Tempat penampungan air bermasalah yang meluap hingga rumah tetangga.

9. Parkir kendaraan ‘sembarangan’ di depan rumah tetangga tanpa ijin

dll….

Sebagian masalah tersebut kadang menjadi sekadar ‘keluhan/ omongan’ dari mulut ke telinga lainnya, dan akhirnya menyebar, hingga perlahan tapi pasti menyematkan berbagai ‘label’ buruk pihak yang dinilai tidak tahu tenggang rasa di mata warga.

Sebagiannya memilih menyelesaikan, dengan memberi teguran ataupun luapan amarah jika sang tetangga dianggap ‘ndablek’. Muaranya adalah terjadi keributan hingga hilangnya rasa nyaman berada di dalam rumah sendiri. Sebagian lain memilih melaporkan ke ketua RT, karena mereka menganggap urusan demikian sebagai salah satu tugas RT.

 

Faktor tingginya pendidikan juga tidak menihilkan potensi seseorang untuk menjadi lebih baik dari orang lain. Meski di atas kertas, seharusnya tingginya tingkat pendidikan harus sejalan dengan tingginya budi pekerti. Ibarat padi berisi yang kian merunduk. Entahlah, apakah ini ada kaitannya dengan hasil pendidikan kita yang belum maksimal dan menyentuh berbagai bidang kehidupan? Ataukah materi pendidian budi pekerti dan tenggang rasa perlu menjadi satu mata pelajaran utama di bangku-bangku sekolah dasar hingga perguruan tinggi?

Menjunjung tinggi rasa tenggang rasa bukan saja menjadi hal penting dalam mewujudkan harmoni kehidupan, namun juga menjadikan setiap diri mencapai martabat yang baik di hadapan manusia dan Tuhannya.

Setiap kita sebagai orang tua harus benar-benar memberi perhatian khusus dalam rangka mengajarkan tepo seliro ini dalam bentuk pemahaman maupun keteladanan bagi anak-anak sedari dini. Ya, karena setiap keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak bangsa.

 

“Jika kita menghendaki orang lain berbuat baik pada kita, maka kita juga harus berbuat demikian juga kepada mereka.”

0

Perbedaan Suara Speaker Yang Dipasang Paralel dan Seri

Mei 12, 2018

KENAPA SPEAKER YANG DI PARALEL LEBIH ENAK KETIMBANG YANG DI SERI ?

Sudah lama saya tidak memegang solder dan merakit audio amplifier serta mixer. Dan akhir-akhir ini saya diperhadapkan lagi dengan dunia itu. Dulu ketika saya merakit speaker ACR Classic di box, 2 speaker saya sambungkan secara SERI, bukan parallel. Dengan amplifier rakitan 150 watt, aman terkendali. Tapi ternyata penyambungan dalam instalasi speaker sangat menentukan kualitas suara yang dihasilkan. Speaker yang disambung secara seri dan paralel sangat berbeda hasil kualitas suara nya. Terlebih apabila amplifier yang digunakan kurang memadai, maka hasilnya akan terlihat perbedaanya saat speaker disambung secara seri dan paralel.

Perhitungan Seri dan paralel speaker sama dengan perhitungan hukum ohm resistor.

Pada gambar di atas, ada speaker 8 ohm dua buah, lalu disambung secara seri, maka impedansi kedua speaker tersebut menjadi 16 ohm. Dan jika disambung secara paralel, maka akan menjadi 4 ohm.

Speaker yang dirakit secara paralel, maka daya dari power amplifier juga akan meningkat. Misalnya dalam spesifikasi amplifier tertulis 4 ohm 2000 watt, 8ohm 1000 watt, maka ini perlu memperhitungkan daya speaker yang digunakan. Jika tidak dibarengi dengan speaker daya tinggi yang menyamai spesifikasi amplifier, maka bisa menyebabkan speaker rusak. Untuk mengatasi hal ini biasanya diimbangi dengan speaker yang dirakit secara seri. Sehingga dapat meredam daya output amplifier lebih kecil karena dibebani impedansi besar.

Rakitan Paralel menyebabkan daya beban yang ditanggung output amplifier bertambah besar, sehingga spesifikasi amplifier harus disesuaikan agar tidak terjadi cacat produksi audio yang bisa menyebabkan speaker jebol. Oleh karena itulah kita perlu memahami instalasi speaker yang sesuai agar hasilnya tidak mengecewakan dan speaker maupun amplifier menjadi awet karena instalasi yang baik dan benar.

Saat menyambung 2 speaker dengan impendansi total 4 Ohm, maka di amplifier juga harus Anda pilih soket 4 Ohm. Jadi sebenarnya enak tidaknya suara itu bukan karena 4 Ohm ataupun 2 Ohm… 8 Ohm pun juga akan enak, asal semua itu dipasang dengan BENAR sesuai spesifikasinya.

Semakin besar impedansi ohm, maka akan lebih kecil arus watt yang di hasilkan, dan begitu sebaliknya. Jika impedensi ohm speaker lebih kecil, maka watt yang dihasilkan oleh amplifier akan semakin besar. Semakin besar watt yang dihasilkan, maka beban amplifierpun akan semakin berat, karena dipaksa untuk mengeluarkan watt lebih besar.

Speaker 8 ohm = Amplifier mampu mengeluarkan 1000 watt

Speaker 4 ohm = Amplifier mampu mengeluarkan 2000 watt

 

Penyebab speaker 4 ohm parallel lebih enak
Kunci utama kenapa speaker yang di parallel lebih enak, itu dikarenakan watt yang keluar dari power menjadi lebih besar. Sedangkan kita tahu jika ingin menghasilkan suara speaker yang enak, terutama di nada rendah, supply watt amplifier harus memadai. Selain itu pula speaker yang di susun secara bersamaan atau di tumpuk akan menjadi responsif karena RANCAK.

Parallel boleh saja, tapi ingat jangan melebihi ambang batas kemampuan power amplifier. Maksimal 4 ohm. Gunakan 2 ohm hanya pada saat emergensi atau kepepet saja, karena jika menerapkan 2ohm pada speaker, maka power amplifier akan cepat panas dan tidak akan tahan lama, mengingat jika sound kita di pakai buat acara pernikahan bisa hidup terus menerus selama 10jam bahkan lebih.

Berapa sih watt power untuk menyuplai speaker saya???

Jika ingin melihat watt power yang cocok untuk menyuplai speaker Anda, caranya gampang. Cara ini biasanya berlaku untuk speaker kelas atau yang memiliki spesifikasi riil. Sedangkan speaker lokal nilai wattnya kurang jelas, umumnya yang dicantumkan hanya nilai max powernya.

Jika speaker berdaya 500watt, berapa sih power yang cocok dan aman untuk speaker ini???
Caranya gampang tingal dikalikan 1,5.

500 watt x 1,5 = 750 watt.

Jadi gunakan amplifier dengan daya maksimum min 750 watt. Pilih daya RMS, bukan PMPO.

Kenapa menggunakan amplifier dengan watt lebih besar dari kemampuan maksimal speaker ??? Karena speaker jebol lebih sering disebabkan karena power dipaksa untuk daya maksimum terus menerus hingga menyebabkan suara jadi cacat (PEAK). Jadi untuk amannya, gunakan amplifier minimal 1,5 kali dari daya total speaker.

Akan tetapi, jika menggunakan amplifier yang besar, hati-hati jangan terlalu besar volumenya karena bisa menyebabkan speaker jebol juga.

0