Perbedaan Photo Stream dan Camera Roll di iOS

August 3, 2015

Camera roll adalah foto-foto yang tersimpan di perangkat iOS Anda (iphone/ipod/ipad). Sedangkan photo stream adalah foto-foto yang tersimpan di cloud.

IMG_8298

Jika Anda mengambil gambar di iPhone, maka itu akan masuk di camera roll dan hanya terlihat pada perangkat iphone itu saja.

Jika Anda mengaktifkan “photo stream”, maka ketika Anda mengambil foto di iPhone, hal itu juga akan dikopi ke photo stream dan dengan cepat bisa terlihat pada perangkat Anda yang lain, misal iPad, Mac dll.

Jadi jika space perangkat anda sudah terpakai lebih dari 5 giga, sementara anda menggunakan layanan iCloud yang gratisan, maka jelas jumlah foto di photostream jauh lebih sedikit dibanding di camera roll.

 

0

Kisah Gelas, Danau dan Segenggam Garam

July 24, 2015

Kisah ini dimulai ketika ada seorang pemuda mendatangi seorang kakek tua yang tinggal di dekat danau yang sangat jernih.

Pemuda tersebut menceritakan permasalahan hidupnya.

Dengan penuh kesabaran, sang kakek mendengarkan semua cerita si pemuda tanpa berkomentar apapun.

Setelah pemuda itu selesai bercerita, sang kakek mengambil segenggam garam dan sebuah gelas berisi air putih, kemudian ditaburkannya garam itu ke dalamnya, lalu diaduk. Kemudian air garam itu diminumkan ke pemuda tersebut.

Kakek : ”Bagaimana rasanya?”
Pemuda : ”Asin sekali… arggggg!”

Lalu sang kakek mengambil segenggam garam lagi, dan diajaklah pemuda tersebut ke danau. Ditaburkannya garam tersebut ke danau, kemudian airnya diaduk. Disuruhlah pemuda itu untuk meminum airnya.

Kakek : ”Bagaimana rasanya?”
Pemuda : ”Tidak terasa asinnya, segar sekali!”

Lalu sang kakek berkata : ”Jadikanlah hati kita seluas danau itu, bukan seperti gelas ini, sehingga sepahit apapun cobaan hidup ini tidak akan terasa pahitnya..”

jackson-lake-80570_1280
Masih dalam momen Hari Raya Idul Fitri ini, segenap tim klikhost.com mengucapkan “Minal Aidzin Walfaidzin, Mohon maaf lahir dan batin”.

Biarlah hari demi hari kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi, lebih panjang sabar, hati yang lapang, tidak sombong, tidak suka menyimpan dendam dan kebencian, serta selalu bermurah hati. Bukan hanya sekarang, tapi untuk seterusnya selama kita hidup.

Kunjungi website kami kembali jika ada yang bisa kami bantu : http://klikhost.com

Purba Kuncara
CEO KLIKHOST.COM

0

Begini Cara Penipu Penguras Saldo ATM

July 22, 2015

Jadi cara mereka menghipnotis :
1. Beri harapan besar akan dapat uang
2. Pura-pura alim dengan mengucapkan SALAM
3. Meyakinkan dengan telfon ke call center bank
4. Tidak kasih kesempatan korban untuk lihat layar
5. Transfer pertama ke no rekening korban
6. Nominal transfer tidak bulat 

 

0

Pembicara Internet Marketing Paling Fenomenal

July 13, 2015

aguspiranhamasKalau Anda sudah mengenal bisnis online dari tahun 2010 – 2013, tentu tahu bahwa dunia IM Indonesia pernah heboh di periode waktu itu. Ya, waktu itu nama Agus Setiyawan, atau yang lebih dikenal dengan AGUS PIRANHAMAS, sempat heboh karena beliau berhasil membuat “sekte” IM yang anti mainstream. Salah satu cirinya adalah : “Berani menyombongkan diri”. Sempat menggemparkan forum ads-id, sehingga para blogger di sana yang kala itu kurang paham dengan seminar dan workshop internet marketing pun turut “unjuk gigi”.

“Menyombongkan diri” di sini maksudnya adalah berani menuliskan kata-kata yang selama ini orang hindari agar tetap low profile. Sebut saja ada salah satu murid beliau yang dari banyuwangi… Murid ini menjuluki dirinya dengan “Pendekar Internet Marketing“. Search aja kata kunci tersebut di google, nanti Anda akan tahu sendiri… Dan masih banyak lagi yang lainnya yang kini menjadi pembicara yang sukses.

Yes, sebenarnya itu bagian dari personal branding, cuma beberapa internet marketer mungkin merasa ANEH. Memang yang diajarkan oleh Pak Agus sebelum menjual produk adalah HARUS BERANI MENJUAL DIRI SENDIRI. Saya setuju sekali dengan hal ini… Gmn mau jual produk kalau kita sendiri ga PEDE ?

Dan ada satu slogan juga yang dibuat oleh Pak Agus, yaitu “Open No Limit Except Aurat“.

Anda bisa lihat profilnya di : http://www.pembicarainternetmarketing.com/cv-complete-open-no-limit-except-aurat/a-data-pribadi/

Dan sekarang ini ada satu slogan Pak Agus, yaitu : PARA PENGENDALI INTERNET. hehehe.. Kedengaran aneh ? tapi itu bisa menjadi kekuatan tersendiri bagi orang yang mau memahaminya :)

Saya sudah kenal pak Agus dari tahun 2009. Waktu itu saya jualan kartu untuk akses internet unlimited dengan kecepatan hingga 4 mbps di blog adabisnis.com… Wow, sangat cepat sekali waktu itu..Biayanya juga murah. Nah, Pak Agus tiba-tiba kontak saya via YM untuk beli kartu ini karena beliau sering mengadakan pelatihan internet marketing. Waktu itu kan akses internet tidak sebagus sekarang ini. Dan beberapa bulan setelahnya, Pak Agus mengontak saya untuk talkshow di radio Solagracia FM Malang. Akhirnya saya datang ke rumahnya dulu, ngobrol-ngobrol tentang materi yang akan dibahas.

Selengkapnya Anda bisa baca artikel saya berikut :

==> http://adabisnis.com/talkshow-di-radio-solagracia-fm-974-malang-jawa-timur/

Sekarang ini karir Pak Agus sebagai pembicara internet marketing sudah berada di puncak. Sudah banyak yang dihasilkan. Murid-muridnya juga banyak yang sukses, baik jadi pebisnis maupun jadi pembicara internet marketing.

Berikut saya rangkum hal-hal positif yang bisa saya ambil dari Pak Agus :

1. Orang IT itu pendiam, bisu dan pemarah

Kebanyakan orang IT memang seperti itu, maka kalau suruh mengajari nubie, kebanyakan ga betah atau ga bisa sabar. Saya acungi jempol atas kesabaran Pak Agus dalam mengajari para pemula, karena terkadang butuh waktu yang tidak sebentar.

“Dengan disetiap Seminar dan Workshop, AJARILAH Dengan KASIH dan DIDIKLAH Mulai Dari BAYI. Makanya semua peserta yang ikut SUKSES semua dan BANJIR ORDER.”, kata beliau.

 

2. Belajar ada level-levelnya

Belajar internet marketing ada level PAUD, TK, SD, SMP, SMA, S1 dst. Hehehehe.. Kedengaran lucu? Yes, tapi itulah yang memang terjadi. Level PAUD itu adalah yang baru bisa bikin email.. wkwkwk

Sedang level SMP itu adalah SEO atau bisa bikin web wordpress berbayar. Kalau levelnya masih PAUD kemudian diajari level SMP, apa ga cepat botak kepalanya? wkwkwk… Jadi semua itu ada tingkatan-tingkatannya, jangan buru-buru belajar level tinggi.

Pak Agus juga seringkali mengatakan : Ukur waktu, tenaga, otak dan UANG. Jangan bikin startup seperti bhinneka kalau otaknya dan uangnya ga memenuhi.

Nah, yang SD bisa mengajari yang masih PAUD, jangan yang masih SD malah mengajari yang sudah SMP, entar malah muridnya yang mengajari gurunya.. wkwkwk

 

3. Anti mainstream

Saat mengisi seminar atau workshop, Pak Agus sering menggunakan celana warna putih. Aneh ya? hehehe.. Tapi itulah ciri khasnya. Beliau ingin tampil beda.

Dan satu lagi, Pak Agus adalah sosok yang bisa mengambil PELUANG. Di saat yang lain membuat panduan atau membership secara online, Pak Agus mengambil market offline yang jarang dilirik orang. Bahkan market ini justru yang paling besar di Indonesia karena sebagian besar orang lebih suka diajar di kelas (tatap muka) dibanding dengan menonton video tutorial atau membaca ebook.

Ya tentu saja, karena secara offline, maka cukup banyak waktu yang dikorbankan.

 

4. Punya keyakinan yang kuat

Pak Agus adalah orang yang melankholis, sehingga sangat detail. Salah satunya adalah perkara rumah. Beliau sangat memperhatikan aturan-aturan seperti fengsui dll.

 

5. Sangat sayang sama istri

Ada satu hal yang membuat saya “mbrebes” alias berlinang air mata, yaitu ketika beliau bercerita bahwa beliau sering memijat istrinya. Selama ini yang menjadi keyakinan saya adalah istri yang harus melayani suami, tapi setelah dapat wejangan tersebut, apa yang saya yakini itu ternyata tidak benar.

Istri merupakan belahan jiwa yang harus disayang dan dilayani. Sebagai laki-laki kita tidak boleh menjadi seorang “bayi besar”… harus bisa melindungi dan mengayomi, bukan malah sebaliknya. Memang tugas istri adalah melayani dan membantu suami, tapi tentu dalam batas-batas kewajaran. Jika istri tidak mampu menuntaskan pekerjaan rumah, maka suami wajib membantu secara otomatis.

 

6. Membangun komunitas OMG (Online Marketer Group)

Awal tahun 2015 yang lalu saya mengikuti Gathering Nasional OMG (Online Marketer Group). Saya ajak teman-teman dari IM Kediri untuk hadir secara rombongan.

Sebenarnya tujuan saya ke sana adalah untuk mengetahui seperti apa komunitas OMG itu. Ternyata luar biasa! Saya banyak ketemu orang-orang hebat, bahkan ada juga beberapa paramedis juga yang beralih profesi menjadi internet marketer :)

Ada sekitar 200 lebih peserta yang hadir pada Gathering Nasional tersebut. Saya diingatkan lagi tentang ide Pak Agus bahwa sebenarnya seminar dan workshop hanyalah sebagai bahan portofolio untuk ditawarkan ke perusahaan besar, salah satunya dalam menjual jasa konsultasi internet marketing (SEO dll).

Saya adalah orang yang suka belajar dan mengamati. Dari situ saya belajar bahwa KINI ADALAH ERANYA MEMBANGUN KOMUNITAS.

Murid-muridnya disebut dengan piranhamaser. Sedang murid yang menjadi guru disebut dengan piranhamaster.

Piranhamas diambil dari nama jalan rumah Pak Agus, yaitu di Jl. Piranha Atas V/1, Lowokwaru, Malang.

 

7. Menciptakan kegemparan dan kontroversi sehingga jadi bahan pembicaraan

Dengan adanya hal-hal kontroversial, seperti status komentar pak agus di facebook, dari situ justru nama Agus Piranhamas semakin dikenal luas. Semakin banyak orang penasaran.

Dan berikut kata-kata pak agus yang patut diteladai adalah : “Ketika banyak orang membully, tangkis itu dengan PRESTASI.”

Hal di atas berkaitan dengan “MINDSET”. Selalu ada orang-orang yang tidak menyukai kita, tapi jangan sampai energi kita terkuras memikirkan orang-orang itu. Cukup tangkis dengan PRESTASI

Orang benci karena mungkin belum tahu saja yang sebenarnya. Dan sayangnya sekali mereka tidak menyadari bahwa mereka telah membuang energi dan waktu dg “perhatiannya” (Baca : kebencian).

Berikut salah satu contohnya : https://www.facebook.com/search/str/para%20pengendali%20internet/keywords_top

pengendali3

pengendali4

pengendali pengendali2

8. Selalu meninggalkan jejak dimana saja

 

9. Babat alas sendirian di Jogja tanpa EO

Pertama kali menggelar seminar dan workshop di Jogja, Pak Agus datang sendirian, tanpa ada EO. EOnya ya Pak Agus sendiri.

 

10. Ga bisa berbicara tapi malah jadi pembicara publik

Kalau diperhatikan, Pak Agus sering bergetar tangannya saat berbicara di depan.

 

11. Holistik dan komprehensif

Bukan cuma aspek bisnis yang dibahas, tapi juga soal KEHIDUPAN secara keseluruhan.

 

12. Welcome dengan siapa saja

Pak Agus bukan saja pembicara internet marketing di atas panggung, tapi ketika ada orang berkunjung ke rumahnya pun tetap dilayani. Jika ingin privat, biayanya sekitar Rp. 5.000.000 (hampir sama dg biaya workshop). Tapi jika ingin gratis, bisa magang di rumahnya selama 6 bulan, tapi tentu ada syaratnya :)

 

13. Sesuatu yang rumit disampaikan dengan bahasa yang sederhana

Tidak banyak orang yang mampu menyederhanakan sesuatu yang rumit. Ilmunya mungkin sama saja, tapi gaya penyampaian yang berbeda itu juga akan membuat hasil belajar yang berbeda. Ada banyak murid yang awalnya gaptek, bahkan tidak bisa membuat email, akhirnya bisa menjadi internet marketer yang sukses berkat belajar privat dengan Pak Agus.

 

14. Menciptakan trend

Pola pengajaran Pak Agus lumayan unik. Yang DIAJAR dengan metode AJARILAH Dengan KASIH dan DIDIKLAH Mulai Dari BAYI (mengapa metode tsb, KARENA 70% Orang IT adalah BISU dan PEMARAH).

1. Riset (Luar Negeri dan Dalam Negeri)

2. Iklan (Luar Negeri, Dalam Negeri, Forum)
3. Youtube
4. Twitter
5. Facebook
6. Blog
7. SEO (Dasar, Lanjutan, Expert)

Aliran piranhamas tdk pernah mggunakan bahasa teknis yg cenderung sulit diucapkan, tetapi menggunakan bahasa yg sederhana yg terkadang ditertawakan oleh pihak lain.. tp bagi mereka apalah arti dr istilah tsb, yg penting kata kunci tepat, riset akurat, isi rekening meningkat… 

Contoh istilah aliran piranhamas yg sampai sekarang jd acuan alumni yg terkadang ditertawakan pihak lain:
1. Menguasai halaman google (istilah kerennya google domination)
2. GCI jejer2 sepuluh (google suggestion)
3. Kata kunci di daleman tokonya (SEO on page)
Dll.

Dan masih banyak hal lain yang bisa Anda pelajari dari Pak agus jika bertatap langsung di rumah beliau :)

Dari semua kisah suksesnya, tentu ada kisah gagalnya. Dibalik workshop dengan lebih dari 10 orang peserta, tentu ada beberapa kali workshop hanya beberapa peserta yang bisa dihitung dengan jari. Dibalik kelebihan, pasti ada kekurangan. Memang kesuksesan bukan sebuah tujuan, tapi sebuah PERJALANAN.

Simak rekaman webinarnya :

Ada hal lain yang dapat Anda pelajari dari Pak Agus ? Silahkan share di comment

0

Psikologi Penjualan : Samakan dulu frekuensinya

July 11, 2015

Menurut Kerry L. Johnson di dalam bukunya “Sales Magic”, 83% transaksi bisnis terjadi karena pembeli “MENYUKAI” penjualnya.

face-535767_1280

Ketika Anda di sebuah kota lain, Anda ketemu orang jualan bakso…. Dan orang itu bilang bahwa sebenarnya asalnya sama dengan Anda, yaitu dari kota tempat Anda tinggal. Kira-kira apa yang Anda rasakan ketika bertemu dengan orang yang memiliki kesamaan dengan Anda ?? Langsung “klik” kan?

Secara tak sadar, kita akan segera klik dengan penjual yang memiliki banyak persamaan dengan kita. Kita akan jadi lebih mudah akrab.

Semua usaha untuk membangun kesamaan = PACING

Tujuan PACING adalah membangun KEAKRABAN & KEPERCAYAAN

Bagaimana jika bukan satu daerah atau satu tempat asal ?

Samakan hal ini :
1. Fisiologis : Jika orangnya duduk, maka kita juga ikutan duduk. Jika orangnya duduk bersandar, maka kita juga ikutan bersandar. Sama = menyerupai dalam batas kewajaran, bukan persis menyerupai.

2. Intonasi : tinggi rendah suara disamakan, mengiyakan apa yang mereka katakan

3. Kata-kata : sesuaikan dg gaya bahasanya dan latar belakang pendidikannya. Misal : Jika masuk dunia anak-anak, gunakan bahasa anak-anak. Jika Anda komunikasi lewat chat, misalnya calon pembeli menggunakan kata “sis”, maka gunakan pula hal itu. Gunakan bahasanya si calon customer agar mudah akrab.

 

Pada dasarnya, kita akan senang dengan orang yang banyak memiliki kesamaan dengan kita bukan ?

 

Nah, setelah berhasil dalam pacing, baru kita masuk fase “leading” atau mengarahkan/memimpin.

Kesalahan terbesar dalam komunikasi adalah kita buru-buru masuk fase “leading”, tidak mau memulai dg fase “pacing“.

Kenapa anak-anak tidak mau taat pada orang tua tapi lebih taat pada teman-temannya?

Itu karena orang tua tidak mau masuk dalam dunia anak-anak, tidak mau menggunakan bahasa anak-anak. Mereka ingin buru-buru ditaati.

Demikian pula pada kasus seorang istri tidak mau taat pada suaminya atau seorang bawahan tidak mau taat pada atasannya.

Jadi, lakukan PACING –> LEADING. Jika leadingnya gagal, ya lakukan pacing lagi. Demikian seterusnya.

Pacing = menyamakan frekuensi dg lawan bicara

Hal ini bisa Anda gunakan untuk membangun keakraban dengan siapa saja pada konteks apa saja.

Semoga setelah membaca artikel ini, Anda jadi lebih mudah berkomunikasi dengan siapa saja, termasuk dengan pasangan dan keluarga. Sehingga tidak sering muncul lagi kesalahpahaman :)

1

Ingin mendapatkan email inspiratif dari Purba Kuncara langsung ke inbox Anda ?

Silahkan daftar di mailing list purbakuncara.com

You might also likeclose