Mendewasakan Mulut

Februari 22, 2017

“Bertambah tua adalah OTOMATIS, tapi bertambah dewasa adalah sebuah PILIHAN”

Mungkin Anda pernah mendengar pepatah bijak ini??? Jadi orang yang lebih dewasa dari hari ke hari memang sebuah pilihan atau sebuah KEPUTUSAN, bukan mengalir begitu saja seiring bertambahnya usia.

Pernahkah Anda mengalami dimana Anda ngobrol dengan si A, lalu ternyata obrolan Anda itu diceritakan si A ke si B, si C, si D dst. Rupanya si A ini seorang PEMBAWA BERITA, alias si MULUT EMBER.. hehehe

Repotnya kalau Anda ngobrol dengan si A tentang si C… Dan ternyata obrolan tersebut diceritakan si A ke si C disertai dengan bumbu-bumbu cerita agar lebih wow, wah tambah runyam deh urusannya ya… Pernah mengalami ?? Saya pribadi pernah. Atau barangkali Anda pernah mengalami jadi seperti si A ??? Ya, saya pribadi juga pernah mengalami, dan ini juga menjadi PR saya setiap hari agar selalu berhati-hati untuk menjaga MULUT ini agar tidak MENCERITAKAN KEJELEKAN ORANG LAIN. Apalagi saya sering mengkonseling orang, jadi tahu rahasia-rahasia mereka.

Misalnya ada seseorang kecewa dengan tingkah laku satpam di kompleknya. Lalu Ia menceritakan itu kepada Anda : “Itu loh satpam perumahanku kalau malam suka tidur di pos. Itu jaga apa pindah tempat tidur!!!”. Kira-kira gimana perasaan Anda ??? Saya yakin 80% Anda akan menyimpulkan bahwa orang ini CHILDISH alias kekanak-kanakan. Hal-hal yang menyangkut kelemahan orang lain tidak perlu diceritakan ke orang-orang untuk menunjukkan bahwa Anda berhak menghakiminya atau menunjukkan bahwa Anda lebih baik dari orang itu. Cukup ceritakan kekecewaan Anda pada pasangan atau orang terdekat, atau yang lebih tepat lagi adalah ceritakan kepada sang pencipta Anda melalui doa.

Mari belajar untuk menyimpan sesuatu untuk diri kita sendiri. Jangan jadi penyiar berita. Kalau terbiasa menceritakan kejelekan orang, lama-lama akan terbiasa, dan lama-lama jadi tidak merasa ada masalah dengan hal itu.

 

0

Pengertian Teknologi MIMO (Multiple Input and Multiple Output) Pada Radio WIFI

Februari 20, 2017

MIMO merupakan kependekan dari Multiple Input and Multiple Output. Dalam gelombang radio, MIMO merupakan metode untuk melipatgandakan kapasitas dengan menggunakan banyak antena untuk mengirimkan dan menerima data. MIMO menjadi hal yang sangat penting dalam komunikasi wireless atau komunikasi nirkabel seperti
a. Wifi: IEEE 802.11n dan IEEE 802.11ac
b. Telekomunikasi: HSPA+, WIMAX dan LTE

Dalam penerapannya pada jaringan wifi di kantor, kita melihat bahwa Access Point tipe N atau AC menggunakan lebih dari satu antena.

Contoh produk radio wifi outdoor (PTP) yang sudah support MIMO : UBNT Powerbeam, litebeam AC , airgrid, mikrotik netmetal, dll.

IEEE 802.11n dibuat berdasarkan standard sebelumnya 802.11 dengan menambahkan Multiple-Input-Multiple-Output (MIMO) dan operasi Channel-bonding / 40 Mhz pada layer Physical, dan aggregasi frame pada layer MAC.

MIMO menggunakan beberapa antenna transmitter dan receiver untuk memperbaiki kinerja systemnya. MIMO adalah technology yang menggunakan beberapa antenna untuk secara koheren mengurai lebih banyak informasi dibanding menggunakan satu antenna tunggal. Dua keuntungan penting yang diberikan kepada 802.11n adalah keragaman antenna dan multiplexing spatial.

Teknology MIMO mengandalkan sinyal-sinyal dari berbagai arah. Sinyal-sinyal dari berbagai arah ini adalah pantulan sinyal-sinyal yang sampai pada antenna penerima beberapa saat setelah transmisi sinyal utama yang satu garis (Line of sight) sampai. Pada jaringan 802.11a/b/g yang bukan MIMO, sinyal-sinyal dari berbagai arah ini diterima sebagai interferensi yang hanya mengurangi kemampuan penerima untuk mengumpulkan informasi yang ada dalam sinyal. Technology MIMO menggunakan sinyal dari berbagai arah ini untuk menaikkan kemampuan receiver untuk mengurai informasi yang dibawah oleh sinyal ini.

Spatial Division Multiplexing (SDM)

Satu lagi kemampuan teknologi MIMO ini adalah Spatial Division Multiplexing (SDM). SDM melakukan multiplexing secara spatial beberapa stream data independent, secara simultan ditransfer di dalam satu spectral channel bandwidth. MIMO SDM dapat secara significant menaikkan aliran data seiring naiknya jumlah stream data yang berserakan bisa diurai. Setiap stream data berserakan ini memerlukan suatu antenna yang berlainan pada kedua transmitter dan receiver. Sebagai tambahan, technology MIMO memerlukan suatu rantai frequency yang terpisah dan juga converter analog-to-digital untuk masing-masing antenna MIMO, yang dalam proses konversi ini memerlukan biaya implementasi yang lebih tinggi dibanding dengan system teknologi non-MIMO.

Channel Bonding

Channel Bonding, yang juga dikenal dengan channel 40 MHz, adalah teknologi kedua yang dipasang pada standard 802.11n yang dapat secara simultan menggunakan dua channel terpisah yang tidak saling tumpang tindih untuk mentransfer data. Channel bonding menaikkan jumlah data yang dapat ditransmisikan. Operasi Modus 40 MHz menggunakan dua band 20 MHz yang berdekatan. Hal ini membuat pendobelan langsung dari rate data PHY dari suatu channel band tunggal 20 MHz. (Perlu dicatat bahwa MAC dan level aliran user tidak akan dobel).

Teknologi arsitektur coupling MIMO dengan channel bandwidth yang lebih lebar menawarkan peluang menciptakan pendekatan yang sangat powerful dan cost-efektif untuk meningkatkan rate transfer physical.

Technology MIMO ini banyak diadopsikan kepada banyak piranti wireless dari kartu jaringan wireless sampai wireless router seperti WRT160N Linksys RangePlus wireless broadband router, DIR-615 D-Link wireless router dll. Dengan menggunakan piranti wireless yang berteknologi MIMO ini akan meningkatkan kinerja jaringan wireless di rumah anda dari kecepatan dan jangkauannya juga. Hal ini akan menjadi optimum jika kedua ujung piranti menggunakan teknologi yang sama, yaitu teknologi MIMO.

Perkembangan selanjutnya adalah teknologi Beamforming yang sekarang mulai banyak diterapkan pada wireless router yang berbasis wifi generasi ke 5 (5G wifi alias wireless AC) atau standard wifi 802.11ac. Sebut saja Netgear Nighthawk X6 atau juga TP-link Archer C9 atau versi yang ADSL Archer D9 juga berteknologi beamforming.

Kesimpulannya, pada penerapan pertama kali, MIMO memang berarti menggunakan banyak antena untuk melipatgandakan kapasitas. Pada pengertian yang lebih maju, MIMO berarti kemampuan mengirimkan dan menerima banyak data secara bersamaan pada suatu channel frekuensi radio dengan mengeksploitasi penyebaran banyak jalur (multipath propagation). Jadi pada akhirnya, MIMO secara mendasar sangatlah berbeda dari pengembangan teknik antena pintar yang berfungsi untuk meningkatkan performa dari sebuah sinyal data tunggal.

Jika anda membangun suatu infrastructure jaringan komputer di kantor atau di rumah, ada baiknya mempergunakan piranti wireless yang berteknologi MIMO ini demi kehandalan jaringan wireless anda.

Belakangan teknologi MIMO berkembang dengan istilah Multi User MIMO (MU-MIMO), dimana system mengirim sinyal kepada beberapa klien secara bersamaan. Tidak mengirim data satu persatu ke client,  akan tetapi sekaligus ke beberapa client secara bersamaan. Contoh produk yang menggunakan teknologi ini adalah LINKSYS EA9500 MAX-STREAM.

 

0

My Dream Job Is To Be A ….

Februari 17, 2017

Setiap orang tentu punya cita-cita waktu kecil. Apa cita-cita kamu waktu kecil ? Jadi pilot ? jadi dokter ??? Umumnya anak kecil memang cita-citanya itu ya… Tapi kalau saya dulu cita-cita pingin jadi masinis karena waktu kecil sering naik kereta api dari Wlingi (Blitar) ke surabaya. Jadi pengen banget jadi masinis biar bisa naik kereta api setiap hari. Tapi waktu besar ternyata semuanya berubah…. Malah lulus dokter umum, tapi akhirnya ga praktek.. xixixii

Sumber foto : Google

Sampai sekarang saya masih suka naik kereta Api…Dan kesukaan itu juga diikuti oleh anak saya yang pertama… Dia sangat excited melihat kereta api dan sering minta ke stasiun kota kediri.

Waktu SD saya punya cita-cita pingin punya stasiun radio FM. Saya kenal dengan pemancar FM karena kakak nomer 1 yang demen banget dengan dunia broadcast. Sampai kakak bela-belain ikutan kursus penyiar di RRI, dan buku-buku diktatnya saya baca dan pelajari. Itu cita-cita waktu SD ya… Sampai SMP saya masih doyan brik-brikan di 3 meter band. Meski pernah rumah dilempari batu karena nyeplet ke tivi tetangga. Hihihi.. Makhlum waktu itu belum kenal yang namanya SWR, Rig Expert (buat matching antena) dan LPF (Low Pass Filter).

Waktu SMA cita-cita saya berubah. Saya ingin jadi ahli IT karena melihat seorang programmer itu kok KUERREENN Yah… (Karena saya dulu ga suka berhadapan dengan orang-orang banyak. Saya cenderung tertutup, tidak seperti sekarang ini). Tapi cita-cita itu sirna karena Ayah (alm) menginginkan saya masuk kedokteran, padahal saya ingin masuk S1 Informatika ITS. Seandainya saya masuk ITS, mungkin sudah jago bikin program ya? kerja di perusahaan nasional yang besar. Tapi kenyataannya berkata lain… Untungnya saya punya teman-teman yang bisa programming dll. Saya banyak belajar dari teman-teman.

Hingga saat kuliah di kedokteran, hal pertama yang saya minta pada orang tua adalah sebuah handycam. Karena saya memang suka banget dengan dunia shotting menyooting ini dari sejak kecil. Saat SD saya sempat menghebohkan desa karena berhasil membuat mainan shooting-shootingan dari kardus dan cermin yang saya cat sedemikian rupa hingga mirip kamera video shooting sony. Lensanya menggunakan botol aqua. Yah, itulah indahnya masa kecil saya, di samping banyak juga hal-hal menyakitkan yang saya alami waktu kecil. Trauma-trauma yang saya alami membuat saya banyak membaca buku-buku psikologi dan pengembangan diri.

Menjelang akhir S1 di Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Brawijaya Malang, saya mulai lagi menuliskan mimpi-mimpi saya, yang hampir sebagian besar mimpi tersebut kesampaian dalam 3 tahun setelahnya. Puji Tuhan! Salah satu yang kesampaian adalah : ingin bekerja di rumah saja, dari mana saja dan kapan saja. Hehehe. Beruntung sekali saya dipertemukan dengan dunia internet marketing, meski awal-awalnya saya sering dihujat oleh teman-teman karena mereka menganggap bahwa mendapatkan uang dari internet hanyalah hoax semata. Saya sempat menyerah beberapa kali dalam 3 tahun pertama menggelutinya.

Ya, bekerja di rumah, tiap hari bisa ketemu anak dan istri. Kemana saya pergi, mereka bisa ikut.

Bersyukur saya dipertemukan dengan orang-orang yang mengubahkan hidup saya, salah satunya adalah HARTONO. Hartono ini adalah pemimpin komsel (komunitas sel) Blimbing waktu itu di GBI Diaspora Sejahtera Malang (tahun 2007 – 2008). Hartono berkata waktu itu : “Saya ingin bisa membuat website yang bisa diakses oleh banyak orang sekalipun saya sedang tidur”. Saya langsung dapat ide : “Wow, keren ini. Saya harus bisa membuat web”. Tapi sebenarnya hal ini berkaitan juga dengan waktu SMP dimana saya sudah belajar mengedit website HTML, belajar programming WS dan flow cart, hingga saya dipertemukan seorang teman kuliah yang unik bernama Dokter TULUS SAMPURNO. Dari Tulus inilah saya cukup banyak gambaran tentang dunia website.

Tulus adalah salah satu teman yang di saat kuliah sering bawa leptop ke kampus. Waktu itu leptop masih besar-besar dan cukup mahal harganya. Saya masih punya PC saja yang waktu itu harganya di atas 4 juta (cukup mahal waktu itu). Saya mengajak ngobrol Tulus waktu naik tangga : “Kamu ngapain lus kok sering bawa leptop?”. Lalu Tulus menceritakan bahwa dia mengerjakan web-web Perhutani dll. Salah satu hal yang membuat saya terkagum-kagum adalah ketika tulus bercerita bahwa dia punya keinginan untuk membuat data center. Wow, data center ???? Waktu itu saya kira membangun data center itu kayak di kampus begitu, dimana komputer servernya buanyakkkk… Processor XEON dll.

Beberapa tahun setelah ngobrol dengan tulus itu saya dipertemukan dengan kakak kelas yang jago hacking. Saya lupa namanya. Waktu itu saya masih clerk (pra koas / pra dokter muda) di Kebinanan dan kandungan (obgyns) RSSA Malang. Kakak kelas itu sedang membaca sebuah buku yang membahas tentang DATA CENTER. Wow… apakah itu data center?  lalu saya coba membaca bukunya tat kala ia sedang menghadapi pasien. Hehehe…

Puncaknya saya mau nyemplung ke dunia perhostingan (jualan hosting) tahun 2008 adalah setelah ketemu dengan seorang teman bernama Stephanus Arief di Camp Pemuda Se Jawa Timur yang diadakan oleh CMC Surabaya tanggal 27-30 September 2008 di Rumah Retreat Sawiran KM-6, Nongkojajar Purwodadi. Dari Steve ini saya mantaf untuk berjualan hosting setelah ia menceritakan tentang seluk-beluk dunia hosting di Surabaya dan Jakarta. Waktu itu ada 3 perusahaan hosting yang cukup terkenal, antara lain : rum*hweb, i*webhost dan jag*anhosting. 1 Bulan setelahnya, tepatnya tanggal 29 Oktober 2008 lahirlah web berbayar pertama saya, yaitu adabisnis.com. Dan tahun 2011 saya baru launching klikhost.com yang masih exist hingga sekarang.

Saya masih punya keinginan suatu ketika nanti punya software atau layanan berbasis cloud yang berhubungan dengan dunia medis. Entah apa itu, saya sendiri juga belum tahu ^^

Keep IT Simple Stupid!

0

Menjaga Hubungan Yang Baik Dengan Cara Komunikasi Yang Baik

Februari 13, 2017

Apa persepsi Anda ketika Anda mengirimkan SMS atau whatsapp atau pesan lewat media apapun, sudah dibaca tapi ga dibalas-balas ?? Pasti jengkel ya???

Sebelum jengkel, coba telfon saja, mungkin orangnya lagi sibuk, atau malah lagi sakit. Kita meminta tolong kepada orang yang emosinya lagi terganggu, mungkin lagi banyak masalah, ya akhirnya tidak dijawab dengan segera.

Bagaimana kalau seandainya yang menerima itu adalah kita ??? Kita lagi ada masalah yang perlu diatasi, eh malah disuruh-suruh (dimintai tolong maksudnya).

Respon yang sebaiknya kita berikan adalah : “Mohon maaf, saat ini saya sedang sakit”, “Mohon maaf saat ini saya sedang repot”.

Jadi kalaupun kita memang tidak bisa karena suatu alasan, ada baiknya tetap memberikan jawaban. Saya pribadi juga masih belajar tentang hal ini. Hal ini akan menunjukkan rasa respek kita terhadap orang lain. Kalau kita ingin dihormati, maka kita harus belajar untuk menghormati orang lain. Betul tidak ? ^^

0

Investasi Properti Tidak Selamanya Menguntungkan!

Februari 12, 2017

Investasi properti memang masih menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian kalangan masyarakat. Mereka percaya bahwa investasi properti nggak bakal mengenal kata depresiasi alias harga jual turun.

Tapi tetap saja, yang namanya investasi selalu ada risiko dan kelemahan dibalik keuntungan yang ditawarkan. Dengan kata lain: High Risk High Return.

 

 

Jadi walaupun banyak orang bilang bahwa bisnis properti sangat menguntungkan, sebenarnya tidaklah semudah seperti yang Anda lihat. Hasil maksimal dari bisnis properti ini sangat tergantung kepada strategi yang Anda jalankan. Dari mulai perencanaan yang harus benar-benar matang, pemilihan lokasi dan lainnya.

Biar Anda makin matang, berikut ini beberapa hal yang bisa jadi acuan Anda :

1. Lokasi, Lokasi, Lokasi, Lokasi (4L)

Lokasi adalah yang terpenting dalam element investasi properti. Lebih baik memilih lokasi yang lebih bagus dan lebih mahal sedikit daripada lokasi yang tidak bagus dan jauh lebih murah. Karena lebih baik mendapatkan rumah yang peningkatan harga tiap tahun jauh lebih tinggi daripada rumah yang murah tapi peningkatan harga tiap tahun minim.

Jadi sebelum mulai menginvestasikan uang, tentu kita harus mempelajari dulu lokasi saat ini dan proyeksi dalam beberapa tahun ke depan.

Lokasi terbaik untuk investasi properti adalah tempat-tempat strategis yang sangat dekat dengan pusat kota, yang memiliki akses transportasi yang memadai, baik itu angkutan umum atau fasilitas jalan yang baik, dekat dengan pusat pendidikan, seperti sekolah, rumah sakit dan lainnya, dekat dengan kantor pemerintahan, minimalnya kantor kecamatan dan usahakan harus dekat dengan pusat bisnis seperti mall dan pasar.

2. Fasilitas Memadai
Selain lokasi, beberapa fasilitas dalam perumahan juga sangat penting untuk dicermati. Hal tersebut karena setiap orang pasti menginginkan lokasi properti yang sudah ditunjang oleh fasilitas yang memadai, dari mulai fasilitas pendidikan, pusat perbelanjaan, pusat olahraga, play ground, akses transportasi yang memadai dan fasilitas lainnya.

3. Ketahui harga pasaran dan belilah properti yang dibawah harga pasaran
Apabila anda membeli properti dengan harga yang sangat tinggi, peningkatan harga tiap tahun akan terasa kecil. Namanya INVESTASI ya harus untung kan ? Kecuali kalau Anda sudah terlanjur jatuh cinta dan ingin menempatinya sendiri sebagai tempat tinggal, ya mau gimana lagi ???? 🙂

4. Gelembung Properti
Dikenal juga dengan istilah property bubble. Hal ini ditandai dengan melonjaknya harga-harga perumahan akibat meningkatnya permintaan dan spekulasi.

Ibarat balon udara yang terus membesar, permintaan akan berhenti dan kelebihan pasokan akan membuat harga properti menurun. Hal ini pernah terjadi di Amerika Serikat pada medio 2006, yang menyebabkan resesi ekonomi dan berimbas pada perekonomian global.

5. Biaya Perawatan dan Asuransi

Properti juga perlu dirawat buat menjaga nilai investasinya. Rumah yang terawat tentu bakal menarik minat pembeli dan mendongkrak harga jualnya.

Kita juga harus merogoh kocek buat membeli asuransi agar properti terlindung dari ancaman kebakaran atau bencana alam. Kalau properti nggak diasuransikan, bisa-bisa malah menuai kerugian. Tapi ini hanya opsional saja karena tidak semua orang tertarik dengan asuransi.

6. Modal Besar
Nggak bisa dipungkiri bahwa investasi di bidang properti termasuk INVESTASI PADAT MODAL, alias memakan modal besar. Maka diperlukan persiapan matang sebelum terjun ke bisnis properti supaya keuangan nggak tergerus.

Persiapan matang sebelum berinvestasi di sektor properti itu sangatlah penting. Jangan habiskan semua uang Anda untuk membeli properti. Sebaiknya Anda mengambil maksimal 20% dari uang tabungan untuk berinvestasi.

7. Kualitas Menurun

Ini berhubungan dengan poin keempat. Layaknya barang buatan manusia, kualitasnya pasti bakal menurun seiring waktu.

Investasi properti menuntut pengawasan terhadap kualitas material. Kalau sedari awal material bangunan yang digunakan nggak memenuhi standar yang layak, nggak mustahil dalam jangka waktu beberapa tahun kerusakan terjadi di sana-sini. Bikin kepala tambah pusing tujuh keliling.

8. Biaya Transaksi

Mengurus surat-surat dengan jasa notaris juga membutuhkan biaya yang tidak murah. Investasi properti nggak cuma soal harga beli dan jual saja, tapi Anda juga harus memperhatikan biaya-biaya lain seperti biaya notaris, biaya pengurusan izin dan surat-surat, dll.

9. Jangka Waktu
Investasi properti adalah investasi jangka panjang. Investasi ini juga tidak selikuid jenis investasi lain.

Agar return yang diraih tinggi, paling tidak rumah bisa dijual dalam kurun waktu minimal 5 tahun. Nggak kayak menjual kacang goreng, menjual rumah memerlukan waktu dan proses negosiasi yang terkadang ALOT.

10. Status Tanah dan Bangunan

Menginvestasikan modal besar pada properti yang masih dalam status sengketa itu fatal sekali! Selain membuang waktu untuk mengurus lewat notaris dan pengadilan, modal yang digelontorkan bakal tambah membengkak.

Memastikan bahwa properti yang diincar sudah sesuai aturan dan perizinan yang berlaku itu penting. Pastikan bahwa tanah dan bangunan sudah sesuai prosedur.

Jadi jangan cuma tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan. Pelajari dulu semua risiko dan kelemahan investasi properti. JANGAN TERBURU-BURU AMBIL KEPUTUSAN!

11. Lihat Track-record Pengembang

Anda harus mencari pengembang atau developer yang baik. Untuk mengetahui ini, Anda bisa melihatnya dari track-record yang mereka miliki. Beberapa point yang harus Anda perhitungkan ketika memilih pengembang adalah developer harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi, berpengalaman dengan proyek-proyek besar dan harus memiliki margin error yang sangat rendah.

0

Ingin mendapatkan email inspiratif dari Purba Kuncara langsung ke inbox Anda ?

Silahkan daftar di mailing list purbakuncara.com