Bahaya Minum Teh Sehabis Makan

Oktober 14, 2014

Suka minum teh sehabis makan ? Ini adalah kebiasaan buruk yang dapat berdampak jelek bagi kesehatan Anda!

Berbagai teh telah dikenal khasiatnya dapat menyehatkan tubuh karena kandungan antioksidan yang baik untuk pembuluh darah. Namun, minumnya sebaiknya jangan dekat-dekat waktu makan, apalagi bila dibarengi dengan makan karena malah tidak baik untuk kesehatan.

https://i2.wp.com/i.imgur.com/qCUftuk.png?resize=169%2C257Anjuran untuk tidak minum teh langsung setelah makan berkaitan dengan kandungan asam fitat (phytic acid), polifenol (seperti : tanin)  dan kafein di dalam teh yang dapat menghambat (inhibitor) penyerapan zat besi dari makanan di dalam saluran cerna.

Ketiga kandungan nongizi tersebut dapat mengikat mineral besi (Fe), seng (Zn) dan magnesium (Mg). Selain itu juga menghambat penyerapan kalsium (Ca) dan protein. Akibatnya, zat-zat gizi tersebut tidak dapat diserap oleh tubuh dengan maksimal (dihambat hingga 80%). Hal ini akan bisa menyebabkan penyakit, salah satunya adalah anemia karena kekurangan zat besi  atau anemia defisiensi Fe.

Zat besi sendiri terbagi dua, yaitu zat besi heme, terdapat dalam makanan-makanan yang berasal dari sumber hewani dan zat besi non-heme, terdapat di makanan nabati (padi-padian, sayur mayur dan kacang-kacangan). Zat besi heme dapat diserap oleh tubuh dua kali lipat daripada besi non-heme.

Jika makanan yang kita konsumsi lebih banyak mengandung zat besi heme dan vitamin C (ascorbic acid) yang akan meningkatkan penyerapan zat besi, maka hambatan penyerapan dari teh masih dapat teratasi.

Minum jus buah yang mengandung vitamin C akan membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Namun tak dianjurkan minum jus buah yang mengandung banyak gula. Lebih baik makan buah segar.

Jadi sebenarnya tidak masalah minum teh setelah makan JIKA menu yang kita makan bervariasi, yaitu : ada sumber bahan makanan nabati, hewani, serta vitamin C yang cukup dari sayur dan buah. Tapi untuk amannya sih putih air putih saja.

 

Bahaya kekurangan zat besi

Kekurangan zat besi bisa membuat seseorang menderita anemia (kekurangan darah). Hal ini akan sangat berbahaya bila sampai terjadi pada ibu hamil, karena risikonya kesehatan akan menghantui janin yang dikandungnya.

Anemia selama masa kehamilan dapat meningkatkan risiko sejumlah gangguan kesehatan pada bayi maupun ibunya. Risiko pada bayi misalnya : persalinan prematur atau berat lahir bayi yang rendah, dan bayi lahir cacat pada tulang belakang atau otaknya (neural tube defects). Sedangkan untuk sang bunda, anemia dapat mengakibatkan postpartum depression alias depresi pasca persalinan.

Zat besi merupakan faktor yang sangat penting dalam kualitas manusia karena setiap pertumbuhan sel manusia membutuhkan keberadaan zat besi ini. Zat besi digunakan sebagai profilerasi dan diferensi sel, termasuk sel syaraf, otot, tulang dan organ lain.

Kekurangan zat besi juga sering terjadi pada anak-anak. Salah satu ciri-cirinya adalah : mudah merasa cemas, depresi, gangguan perhatian, yang pada akhirnya akan mengganggu prestasi sekolah mereka.

 

Kapan waktu terbaik untuk minum teh ?

Minumlah teh saat di luar jam makan. Atau setidaknya 2 jam setelah makan atau 2 jam sebelum makan untuk menghindari efek negatifnya bagi tubuh. Jeda itu diperlukan karena rentang waktu itu diperkirakan cukup bagi usus 12 jari dan usus halus untuk melakukan proses penyerapan makanan.

Justru sebaiknya sesudah makan silahkan ganti teh dengan air jeruk (dengan sedikit gula) untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Makan nasi pecel dengan es jeruk dapat memperbesar penyerapan zat besi bila dibandingkan dengan minum es teh. Jika tidak ada jeruk, lebih baik minum air putih saja biar lebih sehat 🙂

Telah dibaca :6344

Leave a Reply