Tips Berbisnis Bagi Karyawan

Menjadi karyawan kadang merupakan sebuah panggilan hidup, tapi terkadang juga ada yang karena terpaksa akibat tidak ada lagi pekerjaan yang lebih baik atau karena desakan ekonomi dan keluarga

Namun apapun itu alasannya, bagi Anda yang saat ini masih menjadi karyawan dan ingin berbisnis, jangan berkecil hati.

Berikut ini ada 4 strategi bagi karyawan yang ingin terjun dalam dunia bisnis :

1. Bakar kapal

Apapun yang terjadi, langsung keluar dari pekerjaan… Pokoknya harus berhasil, apapun caranya!

Hal ini bisa Anda lakukan jika Anda yakin berhasil. Syarat ketika mau keluar : punya tabungan untuk biaya hidup 1 tahun ke depan, sehingga jika bisnis tidak jalan, Anda tetap bisa survive.

 

2. Injak dua kapal

Anda tetap bekerja sebagai karyawan, sedangkan bisnis biar dijalankan istri/suami ataupun saudara yang bisa dipercaya. Hal ini bisa anda lakukan jika bisnis hanya Anda anggap sebagai sambilan. Anda juga bisa berbisnis di luar jam kerja, tapi tentu tidak akan maksimal, malah bisa-bisa anda korupsi waktu dan berakibat produktivitas kerja Anda jadi menurun.

Jika keuntungan bisnis Anda sudah melewati 3 kali gaji kantor Anda, Anda boleh putuskan untuk keluar.

 

3. Cuti tanpa digaji

Ambil cuti 3-6 bulan. Selama masa itu, fokuslah berbisnis, dan ketika sudah yakin, keluarlah.

 

4. Beli franchise

Anda cukup beli franchise yang sudah bertahan lebih dari 4 tahun, sedang anda tetap fokus jadi karyawan. Ada banyak orang-orang yang menjadi REKTOR, DOSEN, PRESDIR, DOKTER dll yang tetap berhasil dalam tugasnya sebagai karyawan dan berhasil pula dalam bisnis franchisenya.

Kenapa kok harus memilih yang sudah bertahan lebih dari 4 tahun ?

Dari 100 bisnis, hanya ada 4 bisnis saja yang bisa bertahan melewati 4 tahun… Itu artinya bisnis tersebut sudah teruji!

Tapi sayangnya, tidak banyak karyawan yang sukses dengan membeli franchise… Ada pula yang mengalami ditipu oleh karyawannya sendiri, uangnya dibawa kabur dlsb… Inilah susahnya bisnis dengan mengandalkan orang dimana anda sendiri tidak bisa mengawasi secara langsung karena masih terikat dengan pekerjaan.

Silahkan pilih strategi mana yang cocok dengan Anda. Masing-masing pekerjaan tentu tidaklah sama bebannya. Misal pekerjaan sebagai marketing, biasanya akan dikejar target terus menerus, akhirnya kehabisan waktu untuk mengurus bisnis. Tapi ada pula pekerjaan di kantor yang lebih banyak waktu “nganggur”, jadi Anda bisa sambil berjualan di online misalnya, baik sebagai affiliate ataupun reseller dll.

Silahkan manfaatkan konsultasi gratis tentang bisnis internet dengan komen di artikel ini atau email ke [email protected]

 

Telah dibaca :336

Tinggalkan komentar