Perbedaan Suara Speaker Yang Dipasang Paralel dan Seri

Mei 12, 2018

KENAPA SPEAKER YANG DI PARALEL LEBIH ENAK KETIMBANG YANG DI SERI ?

Sudah lama saya tidak memegang solder dan merakit audio amplifier serta mixer. Dan akhir-akhir ini saya diperhadapkan lagi dengan dunia itu. Dulu ketika saya merakit speaker ACR Classic di box, 2 speaker saya sambungkan secara SERI, bukan parallel. Dengan amplifier rakitan 150 watt, aman terkendali. Tapi ternyata penyambungan dalam instalasi speaker sangat menentukan kualitas suara yang dihasilkan. Speaker yang disambung secara seri dan paralel sangat berbeda hasil kualitas suara nya. Terlebih apabila amplifier yang digunakan kurang memadai, maka hasilnya akan terlihat perbedaanya saat speaker disambung secara seri dan paralel.

Perhitungan Seri dan paralel speaker sama dengan perhitungan hukum ohm resistor.

Pada gambar di atas, ada speaker 8 ohm dua buah, lalu disambung secara seri, maka impedansi kedua speaker tersebut menjadi 16 ohm. Dan jika disambung secara paralel, maka akan menjadi 4 ohm.

Speaker yang dirakit secara paralel, maka daya dari power amplifier juga akan meningkat. Misalnya dalam spesifikasi amplifier tertulis 4 ohm 2000 watt, 8ohm 1000 watt, maka ini perlu memperhitungkan daya speaker yang digunakan. Jika tidak dibarengi dengan speaker daya tinggi yang menyamai spesifikasi amplifier, maka bisa menyebabkan speaker rusak. Untuk mengatasi hal ini biasanya diimbangi dengan speaker yang dirakit secara seri. Sehingga dapat meredam daya output amplifier lebih kecil karena dibebani impedansi besar.

Rakitan Paralel menyebabkan daya beban yang ditanggung output amplifier bertambah besar, sehingga spesifikasi amplifier harus disesuaikan agar tidak terjadi cacat produksi audio yang bisa menyebabkan speaker jebol. Oleh karena itulah kita perlu memahami instalasi speaker yang sesuai agar hasilnya tidak mengecewakan dan speaker maupun amplifier menjadi awet karena instalasi yang baik dan benar.

Saat menyambung 2 speaker dengan impendansi total 4 Ohm, maka di amplifier juga harus Anda pilih soket 4 Ohm. Jadi sebenarnya enak tidaknya suara itu bukan karena 4 Ohm ataupun 2 Ohm… 8 Ohm pun juga akan enak, asal semua itu dipasang dengan BENAR sesuai spesifikasinya.

Semakin besar impedansi ohm, maka akan lebih kecil arus watt yang di hasilkan, dan begitu sebaliknya. Jika impedensi ohm speaker lebih kecil, maka watt yang dihasilkan oleh amplifier akan semakin besar. Semakin besar watt yang dihasilkan, maka beban amplifierpun akan semakin berat, karena dipaksa untuk mengeluarkan watt lebih besar.

Speaker 8 ohm = Amplifier mampu mengeluarkan 1000 watt

Speaker 4 ohm = Amplifier mampu mengeluarkan 2000 watt

 

Penyebab speaker 4 ohm parallel lebih enak
Kunci utama kenapa speaker yang di parallel lebih enak, itu dikarenakan watt yang keluar dari power menjadi lebih besar. Sedangkan kita tahu jika ingin menghasilkan suara speaker yang enak, terutama di nada rendah, supply watt amplifier harus memadai. Selain itu pula speaker yang di susun secara bersamaan atau di tumpuk akan menjadi responsif karena RANCAK.

Parallel boleh saja, tapi ingat jangan melebihi ambang batas kemampuan power amplifier. Maksimal 4 ohm. Gunakan 2 ohm hanya pada saat emergensi atau kepepet saja, karena jika menerapkan 2ohm pada speaker, maka power amplifier akan cepat panas dan tidak akan tahan lama, mengingat jika sound kita di pakai buat acara pernikahan bisa hidup terus menerus selama 10jam bahkan lebih.

Berapa sih watt power untuk menyuplai speaker saya???

Jika ingin melihat watt power yang cocok untuk menyuplai speaker Anda, caranya gampang. Cara ini biasanya berlaku untuk speaker kelas atau yang memiliki spesifikasi riil. Sedangkan speaker lokal nilai wattnya kurang jelas, umumnya yang dicantumkan hanya nilai max powernya.

Jika speaker berdaya 500watt, berapa sih power yang cocok dan aman untuk speaker ini???
Caranya gampang tingal dikalikan 1,5.

500 watt x 1,5 = 750 watt.

Jadi gunakan amplifier dengan daya maksimum min 750 watt. Pilih daya RMS, bukan PMPO.

Kenapa menggunakan amplifier dengan watt lebih besar dari kemampuan maksimal speaker ??? Karena speaker jebol lebih sering disebabkan karena power dipaksa untuk daya maksimum terus menerus hingga menyebabkan suara jadi cacat (PEAK). Jadi untuk amannya, gunakan amplifier minimal 1,5 kali dari daya total speaker.

Akan tetapi, jika menggunakan amplifier yang besar, hati-hati jangan terlalu besar volumenya karena bisa menyebabkan speaker jebol juga.

Incoming search terms for the article:

,perbedaan speaker 4 ohm dan 8 ohm,cara mwmbedakan suara speker enak atau tidaknya,persamaan pararel dan seri pararel sepeker,cara menyambung speaker 8 ohm,spiker enak yang mana seri vs pararel vs indepence,Seri pararrl dalam sepeker,perbedaan speaker seri dan paralel,perbedaan seri dan pararel spiker,perbedaan sepeker di seri,perbedaan paraler dan seri pada speaker,perbedaan pad sambunga speaker seri dan paralel,perbedaan antara speaker di seri dan di pararel,paralel dan seri speaker,kelebihan spiker di pasang seri,enak mana speaker yang di seri atau di pararel,cara paralel kabel speaker,suara yang dihasilkan ohm kecil

Ingin mendapatkan email inspiratif dari Purba Kuncara langsung ke inbox Anda ?

Silahkan daftar di mailing list purbakuncara.com

Leave a Reply