Perbedaan Suara Speaker Yang Dipasang Paralel dan Seri

KENAPA SPEAKER YANG DI PARALEL LEBIH ENAK KETIMBANG YANG DI SERI ?

Sudah lama saya tidak memegang solder dan merakit audio amplifier serta mixer. Dan akhir-akhir ini saya diperhadapkan lagi dengan dunia itu. Dulu ketika saya merakit speaker ACR Classic di box, 2 speaker saya sambungkan secara SERI, bukan parallel. Dengan amplifier rakitan 150 watt, aman terkendali. Tapi ternyata penyambungan dalam instalasi speaker sangat menentukan kualitas suara yang dihasilkan. Speaker yang disambung secara seri dan paralel sangat berbeda hasil kualitas suara nya. Terlebih apabila amplifier yang digunakan kurang memadai, maka hasilnya akan terlihat perbedaanya saat speaker disambung secara seri dan paralel.

Perhitungan Seri dan paralel speaker sama dengan perhitungan hukum ohm resistor.

Pada gambar di atas, ada speaker 8 ohm dua buah, lalu disambung secara seri, maka impedansi kedua speaker tersebut menjadi 16 ohm. Dan jika disambung secara paralel, maka akan menjadi 4 ohm.

Speaker yang dirakit secara paralel, maka daya dari power amplifier juga akan meningkat. Misalnya dalam spesifikasi amplifier tertulis 4 ohm 2000 watt, 8ohm 1000 watt, maka ini perlu memperhitungkan daya speaker yang digunakan. Jika tidak dibarengi dengan speaker daya tinggi yang menyamai spesifikasi amplifier, maka bisa menyebabkan speaker rusak. Untuk mengatasi hal ini biasanya diimbangi dengan speaker yang dirakit secara seri. Sehingga dapat meredam daya output amplifier lebih kecil karena dibebani impedansi besar.

Rakitan Paralel menyebabkan daya beban yang ditanggung output amplifier bertambah besar, sehingga spesifikasi amplifier harus disesuaikan agar tidak terjadi cacat produksi audio yang bisa menyebabkan speaker jebol. Oleh karena itulah kita perlu memahami instalasi speaker yang sesuai agar hasilnya tidak mengecewakan dan speaker maupun amplifier menjadi awet karena instalasi yang baik dan benar.

Saat menyambung 2 speaker dengan impendansi total 4 Ohm, maka di amplifier juga harus Anda pilih soket 4 Ohm. Jadi sebenarnya enak tidaknya suara itu bukan karena 4 Ohm ataupun 2 Ohm… 8 Ohm pun juga akan enak, asal semua itu dipasang dengan BENAR sesuai spesifikasinya.

Semakin besar impedansi ohm, maka akan lebih kecil arus watt yang di hasilkan, dan begitu sebaliknya. Jika impedensi ohm speaker lebih kecil, maka watt yang dihasilkan oleh amplifier akan semakin besar. Semakin besar watt yang dihasilkan, maka beban amplifierpun akan semakin berat, karena dipaksa untuk mengeluarkan watt lebih besar.

Speaker 8 ohm = Amplifier mampu mengeluarkan 1000 watt

Speaker 4 ohm = Amplifier mampu mengeluarkan 2000 watt

 

Penyebab speaker 4 ohm parallel lebih enak
Kunci utama kenapa speaker yang di parallel lebih enak, itu dikarenakan watt yang keluar dari power menjadi lebih besar. Sedangkan kita tahu jika ingin menghasilkan suara speaker yang enak, terutama di nada rendah, supply watt amplifier harus memadai. Selain itu pula speaker yang di susun secara bersamaan atau di tumpuk akan menjadi responsif karena RANCAK.

Parallel boleh saja, tapi ingat jangan melebihi ambang batas kemampuan power amplifier. Maksimal 4 ohm. Gunakan 2 ohm hanya pada saat emergensi atau kepepet saja, karena jika menerapkan 2ohm pada speaker, maka power amplifier akan cepat panas dan tidak akan tahan lama, mengingat jika sound kita di pakai buat acara pernikahan bisa hidup terus menerus selama 10jam bahkan lebih.

Berapa sih watt power untuk menyuplai speaker saya???

Jika ingin melihat watt power yang cocok untuk menyuplai speaker Anda, caranya gampang. Cara ini biasanya berlaku untuk speaker kelas atau yang memiliki spesifikasi riil. Sedangkan speaker lokal nilai wattnya kurang jelas, umumnya yang dicantumkan hanya nilai max powernya.

Jika speaker berdaya 500watt, berapa sih power yang cocok dan aman untuk speaker ini???
Caranya gampang tingal dikalikan 1,5.

500 watt x 1,5 = 750 watt.

Jadi gunakan amplifier dengan daya maksimum min 750 watt. Pilih daya RMS, bukan PMPO.

Kenapa menggunakan amplifier dengan watt lebih besar dari kemampuan maksimal speaker ??? Karena speaker jebol lebih sering disebabkan karena power dipaksa untuk daya maksimum terus menerus hingga menyebabkan suara jadi cacat (PEAK). Jadi untuk amannya, gunakan amplifier minimal 1,5 kali dari daya total speaker.

Akan tetapi, jika menggunakan amplifier yang besar, hati-hati jangan terlalu besar volumenya karena bisa menyebabkan speaker jebol juga.

Telah dibaca :8667

Incoming search terms for the article:

,bagus mana speaker 4 ohm atau 8 ohm,perbedaan rangkaian seri dan paralel pada speaker,perbedaan speaker 4 ohm dan 8 ohm,keuntungan pemasangan speaker paralel,perbedaan subwoofer 2 ohm dan 4 ohm,cara pasang kabel tweeter walet,perbedaan suara speaker main di 4ohm dengam 8ohm,rangkaian speker seri,perbedaan speaker 4ohm dan 8ohm,Subwoover yg baik d seri apa paralel,Sambungan speaker secara paralel,Cara menyambung speaker yg benar,dampak speker dijadikan satu,perbedaan suara 4 ohm 8ohm dan 16ohm,speker seri vs paralel,menyambung yang bagus antara seri dan pararel,Kalau ohm speaker sama watt speaker beda,pemasangan speker paralel,kelebihan dobel coil 2 ohm 4 ohm dan 8 ohm,perbedaan rangkaian seri dan pararel pada speaker,speaker di seri,pararel speaker watt besar dan kecil,cara stukan speker 4ohm bt jadi dua,perbedaan 2 4 8 om,perbedaan 2ohm dan 4 ohm,perbedaan 4 ohm dan 8 ohm,perbedaan 8 ohm 4ohm dan 2 ohm pada spekwr,perbandingan speaker seri dan paralel,perbandingan 4 ohm,penyambungan speaker seri dan pararel,Pasang sepeker pararel atau seri,rangai seri speaker,paralel subwoofer,paralel speaker,Meyambung 3 speaker seri,pengareh spiker di seri,perbedaan louspiker seri sama pararel jauh mana,Rel atau seri speaker untuk power,perbedak an louspiker rel sama seri suara jauh man,perbndingan suara main 2 ohm 4 ohm,rakit speaker 2ohm,rangkai kable doble coil enakan di seri atau di paralel,rangkaian seri paralel 3 speaker,rangkaian speaker,rangkaian speaker seri dan pararel,Perbedaan suara speaker pararel dan seri,resistor speaker subwoofer,perbedaan menyambungkan speaker paralel dengan seri,perbedaan power 2 ohm dan 8 ohm,Sambungan seri spiker,Perbedaan speaker 4ohm,sambung speaker seri vs paralel,Perbedaan speaker seri dan para,Perbedaan suara para,Perbedaan suara seri,rankaian paralel speker buat bass,memasang 3 speaker sebaiknya di seri atau paralel,apa arti main di 8 ohm 4 ohm 2 ohm di,cara hitung watt speaker pararel,cara masang speker mengurngi ohm dan menambah ohm,cara memasang perangkat sound system,cara memasang speaker sound yang benar untuk hasil yg maksimal,Cara memasang tweeter paraler,Cara mempararelkan spe,cara mengabukan speker berbeda dalam satu ampli,cara menggabungkan 2 amplifier stereo,cara menghitung ohm speaker,cara aman power pasang spiker,wat dan ohm speker,apa kelebihan jika lespeker di pasang secara pararel,Apa perbedaan suara speaker sambungan pararel dgn seri,apa yang dimaksud ohm pada speaker,bagus mana speaker pasif 2 ohm 4 ohm 8 ohm,bagus speaker sari atau pararel,Beda nya watt speaker pararel dan seri,beda speaker 4 ohm dan 8 ohm,beda speqker impedasi 4 ohm dan 16 ohm,beda suara sound bila dipasang seri dan paralel,cara menyambung dua speaker aktif,cara menyambung kabel salon paralel,gambar rangakaian paralel seri speaker,impedansi 8 vs 4 ohm,jika speaker beda impedance dengan power,kelebihan dan kekurangan speaker di,kelebihan speaker Doble coil parael,keunggulsn seri dan paralel sound,keuntungan speaker seri,lebih baik pasang speaker seri atau paralel,Maksud dari 8 ohm,Cara seri 2 speaker jadi 2 ohm,cara sambung speaker Tweeter dengan speaker bass,cara merakit dua speaker what ny tidak doble,Cara merangkai speker paralel dan seri,cara paralel 8 speker,cara paralel power amplifier,Cara pararel speker menjadi watt besar,cara pasang kabel spker mid 8ohm apa 4ohm,cara pasang speaker jadi 2 om,cara pasang speaker subwoofer,cara sambung 2speaker jadi satu box

1 thought on “Perbedaan Suara Speaker Yang Dipasang Paralel dan Seri

Tinggalkan komentar