Hal yang sering orang lupa saat membuat Rumah

Dewasa ini, jika membangun rumah di kota, apalagi di perumahan, maka kebanyakan modelnya cenderung “modern minimalis”. Bagaimana membuat bangunan yang tidak seberapa luas tapi terkesan luas, modern dan menarik. Umumnya ditandai juga dengan adanya batu-batu alam atau relief-relief.

Semisal luas tanah 9 x 19 meter persegi, maka cukup untuk membuat ruang kamar 4 buah, 3 kamar mandi, 1 kamar pembantu, 1 dapur, 1 car port, 1 taman depan dan belakang. Ternyata ada yang terlewat dari hal ini… Apa coba ? Ya, membuat gudang. Memang gudang pada awalnya tidaklah teramat penting, tapi lama-lama akan ada penimbunan barang-barang yang tidak terpakai.

Berikut ini beberapa hal yang sering orang lupakan dalam membuat rumah, yaitu :

1. Membuat Gudang

Karena arsitek membuat desainnya yang simpel dan sesuai kebutuhan, sehingga jika terlalu banyak ruang malah jadi kecil-kecil ruangannya dan sumpek. Sedang menaruh barang bisa dimana saja selama masih bisa. Kalau barang sudah usang, jangan disimpan terus digudang.

 

2. Membuat garasi mobil

Karena belum kepikiran untuk beli mobil, saat mampu beli mobil, baru deh memikirkan garasi.

Memarkir mobil di depan rumah tanpa ada pelindung tentu sangat berisiko. Apalagi cuaca terik dan hujan. Saya sudah pernah mengalami bagaimana pagi-pagi dibuat geram gara-gara ada yang menggores mobil saya dengan tidak beraturan.

 

3. Saluran Kabel

Agar terlihat rapi, sebaiknya semua kabel ditanam di dalam tembok. Nah, masalahnya kabel-kabel tersebut belum tentu dipasang saat pembangunan rumah. Oleh karena itu, sediakan saluran-saluran kabel dengan pipa pada titik-titik yang ditentukan.

Saluran itu antara lain : antena tv, kabel telfon, saluran lampu depan dan belakang, lubang dan saluran pembuangan AC. Kalau saluran air biasanya sudah dipikirkan oleh arsitek. Memasang di lebih banyak titik jauh lebih bagus daripada kekurangan.

Jadi kerja dua kali kan kalau harus mendedel tembok. Jadi sebaiknya pikirkan dari awal atau sampaikan itu kepada arsitek Anda. Terkadang kalau hanya melihat denah saja, kita terlupa bahwa bagian tertentu kita membutuhkan colokan listrik. Kita terlupa bahwa di dapur pun perlu colokan untuk rice cooker, juicer.. Tidak hanya perlu colokan untuk kulkas.

 

4. Drainase air yang memadai

Kalau hujan, baru terasa ternyata banjir. Ini akibat drainase yang tidak baik.

Juga bentuk lantai teras yang tidak miring sehingga air ngecembong di tengah. Kalau ini sih memang tukang pemasang keramik/granitnya yang kurang berpengalaman.

Telah dibaca :9169

Tinggalkan komentar