Perbedaan Listrik PLN 1 Phase dan 3 Phase

Maret 3, 2017

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia peralatan yang membutuhkan watt besar, seperti di dunia pemancar radio atau industri, tentu tidak asing dengan istilah listrik 3 Phase. Tapi bagi Anda yang belum tahu atau mau tahu, berikut ini ulasannya :

1. Perbedaan dasar

Semua generator dan jaringan listrik PLN mempunyai sistem 3 fasa. Masing-masing fasa berbeda 120°, sehingga kalau diukur tegangannya antar fasa sebesar 380 Volt (untuk sistem 220 V).

Listrik 1 fasa adalah dengan memakai salah satu fasa dan netral/ nol, tegangannya 220 V. Listrik PLN di jalanan itu memiliki 3 phasa, tapi yang masuk kerumah hanya 1 phasa karena umumnya rumah tidak memerlukan daya besar. Misalnya yang kerumah Anda adalah Phase R, tetangga Anda mungkin Phase S, dan tetangga yang lain Phase T.

 

2. Jumlah Kabel

Listrik satu phasa, mempunyai kabel hanya dua, satu netral dan satunya lagi line atau hidup (yang nyetrum itu loh) .

Listrik 3 fasa adalah dengan memakai semua fasa + kabel nol (kalau perlu). Listrik tiga fasa mempunyai kabel empat : Satu netral, dan tiga kabel line atau hidup, yaitu R, S, dan T. Tapi masing masing line berbeda fasa (gelombang) satu sama lain, sehingga tidak bisa digabung antara phase satu dan phase lainnya, karena akan korsleting, walaupun sama sama nyetrum (hidup).

 

3. Peruntukan

Kalau untuk rumah tangga, biasanya menggunakan satu phasa. Untuk Industri besar, atau hotel, biasanya memakai 3 phasa.

 

4. Keuntungan dan kekurangan

Keuntungan 3 fasa :
– Menyediakan daya listrik yang besar ( biasanya pada industri menengah dan besar )

– Karena menggunakan tegangan yang lebih tinggi, maka arus yang akan mengalir akan lebih rendah untuk daya yang sama. Sehingga untuk daya yang besar, kabel yang digunakan bisa lebih kecil, sehingga lebih hemat biaya kabel.

– Untuk motor induksi yang memerlukan daya bersar, listrik 3 fasa tidak memerlukan kapasitor lagi untuk menggerakan motor.

Sedang untuk 1 fasa, jika membutuhkan daya yang besar, maka ukuran kabel juga harus disesuaikan agar tidak panas dan terjadi pemborosan daya. Karena semakin besar arus yang lewat, maka ukuran kabelnya pun juga harus semakin besar. Untuk besarnya ukuran kabel, bisa Anda baca di artikel lain di blog ini.

Incoming search terms for the article:

,listrik 3 phase,https://purbakuncara com/perbedaan-listrik-pln-1-phase-dan-3-phase/,listrik 3,3 phase pln,Perbedaan listrik 1 phase dan 3,perbedaan 1 fasa dan 3 fase,listrik 1 pas,keuntungan menggunakan listrik 3 phase,keuntungan listrik 3 fasa,kelebihan listrik 3 phase,Kekuatan 3pas listrik,arus tiga pas,arus 3 phase,Apabedanya 1ph sama 3ph,apa itu 1 fasa dan,perbedaan listrik pln dengan genzet

Ingin mendapatkan email inspiratif dari Purba Kuncara langsung ke inbox Anda ?

Silahkan daftar di mailing list purbakuncara.com

One Response to “Perbedaan Listrik PLN 1 Phase dan 3 Phase”

  1. maaf mas,,numpang konsultasi
    langsung aja ya..
    listrik pln terpasang 3phase dg daya 66oo, kira2 kuat ga buat menghidupkan ups 10kva/6500watt 1phase..?
    mohon pencerahannya..

    terimakasih

    [Reply]

Leave a Reply