Kenapa saya tidak mau jadi pegawai?

Seringkali jika ketemu teman selalu ditanya : “Wah sayang banget ya, kuliah mahal-mahal jadi dokter malah sekarang wiraswasta??!!!”.

Ada juga yang tanya : “Kamu kan dokter, kenapa Ga nyoba daftar jadi PNS ? Enak lo kerjanya kalo di RS, berangkat paling telat, pulang paling cepat!!!”.

Saya cuma tersenyum saja. Saya sudah merasakan bagaimana jadi karyawan soalnya, jadi sudah tahu rasanya bagaimana.

Saya adalah tipe orang yang idealis. Saya menginginkan hidup yang bebas tanpa ada yang terlalu mengatur-atur dan mengikat.

Sebenarnya hal ini juga sudah diajarkan oleh orang tua dari sejak SD. Saat SD, saya berjualan mainan anak-anak. Dan ternyata ayah saya malah mendukung. Akhirnya saya bisa merasakan uang jajan dari hasil “bisnis” waktu itu. Akhirnya berlanjut hingga kuliah.

Dengan wiraswasta, hidup jadi lebih bebas. Mau keluar kota kapanpun saja bisa. Bebas!!! Tidak ada benturan dengan jadwal2 pekerjaan yang mengikat.

Hidup ini sebenarnya PILIHAN. Mau jadi pegawai atau wiraswasta itu terserah kita. Pilihlah yang terbaik menurut diri kita sendiri.

Perusahaan tidak bisa bergerak tanpa pegawai. Demikian juga pegawai tidak bisa makan tanpa adanya perusahaan. Simbiosis mutualisme.

Jika jadi pegawai, jadilah pegawai yang serius dan membanggakan. Demikian pula jika wiraswasta, kerjakan dengan sepenuh hati dalam melayani pelanggan.

Anda mau keluar dari pegawai? Simak kisah nyata berikut :

Istri : “Papa yakin mau keluar jadi pegawai? Sayang banget lo Pa… Di luar sana ribuan orang ingin seperti papa, kok malah papa mau keluar sih????”

Suami : “Keputusan papa sudah bulat ma… Kasihan negara, gara-gara papa “nyambi” bisnis, pekerjaan papa di kantor jadi tidak maksimal. Demikian pula urusan bisnis juga tidak maksimal. Daripada dua-duanya tidak maksimal, jadi papa putuskan untuk fulltime di bidang yang papa sukai”

Istri : “Yah, bisnis kan hasilnya Ga menentu Pa? Sedang kalau papa jadi pegawai seperti sekarang ini kan dapat gaji tetap dan stabil… Dapat pensiunan dan asuransi lagi… ”

Suami : “Urusan rejeki itu urusan yang di atas ma, kita hanya berusaha. Dengan papa kerja di rumah, kan bisa bantu-bantu kerja mama dan tetap dekat dengan anak-anak. Merdekaaaaa rasanya!!!”

Istri : “Iya sih, tapi kan Ga dapat pensiunan lagi Pa? Hiksss. Terus nanti kalau sewaktu-waktu papa meninggal, mama makan apa pa? Mama sudah ga kerja lagi sekarang..”

Suami : “Kan bisa diatur Ma keuangannya. Papa juga akan beli asuransi. Juga papa mulai investasi buat anak-anak kelak. Dan tentu saja mama terlibat dalam bisnis ini, jadi tahu bagaimana cara menjalankannya”

Istri : “Pa… Mama kasih tahu yaaaaaa… … mama tuh sebenarnya dulu mau menikah dengan papa itu gara-gara papa itu PNS!!!”

Papa : “#%@#$(&*%$”

Telah dibaca :22256

1 thought on “Kenapa saya tidak mau jadi pegawai?

  1. Kalimat pembukaan yang sangat pas dengan isi pikiran saya . “Saya hanya tersenyum saja , saya sudah pernah merasakan menjadi karyawan soalnya , saya menginginkan hidup yang bebas dan tidak ada yang mengatur atur ” saya betul betul setuju.. terimakasih mas atas kalimat itu ☺😊

    [Reply]

Tinggalkan komentar