Karakteristik Antena OMB Double Ring

Antena untuk broadcast FM yang cukup menjadi primadona dan dipakai banyak orang antara lain : OMB Double Ring/Single Ring, Sira dan MS-1. Masing-masing memiliki karakter dan plus-minus yang berbeda-beda.

Bagi Anda yang pemancarnya di tengah kota atau di daerah pada penduduk, maka sebaiknya menggunakan antena jenis OMB Double Ring. Double ring gain lebih besar dan polarisasi horizontalnya lebih dominan, dan LEBIH TEBAL DI LOKAL. Jadi jika pemancar Anda di tengah kota atau di daerah padat penduduk, saya sarankan menggunakan OMB double ring.

Sedang antena OMB single ring lebih jauh pancarannya dibanding double ring, sehingga lebih cocok untuk pemancar yang terletak di lereng gunung.

 

Antena OMB double ring produksi lokal dengan bahan stainless tertulisnya mampu hingga 3KW, tapi kenyataannya 1 bay maksimum hanya mampu 800 watt secara kontinyu. Kalau Anda membutuhkan untuk high power, misal di atas 4 KW, jangan gunakan antena jenis ini karena lemparannya kurang begitu jauh dan cenderung hanya mempertebal sinyal.

Kalau ditaruh di lereng gunung, antena jenis ini sebenarnya tidak ada masalah juga, hanya saja yang di belakang antena sinyalnya terbuang sia-sia. Untuk di lereng gunung, yang cocok adalah menggunakan antena OMB Single Ring. Kenapa kok tidak pengarah jenis YAGI, misal Yagi 3 atau 5 element?? Atau menggunakan antena jenis SIRA ??? … Jawabannya : Antena OMNI masih lebih bagus dibanding pengarah maupun semi pengarah… lebih rata sinyalnya bos.

YAGI 3 element sinyalnya masih lebih tebal di lokal…. Bahkan dicoba di Jawa Tengah, antena yagi 3 element diarahkan ke tengah kota dari lereng gunung, sinyalnya malah “mbleset” terlalu jauh, kotanya malah terlewati tidak dapat sinyal yang memadahi. Sedangkan YAGI 5 element kalau pakai stainless akan terasa berat kalau antenanya cuma pakai triangle… Sudah ada kejadian Yagi 5 element sebanyak 4 bay menyebabkan tower triangle roboh di sebuah radio di Bali.

Antena YAGI 3 element

Sedang MS-1 buatan Indonesia (Solo) tidak sesempurna aslinya yang buatan luar negeri. Sinyalnya tidak merata dan nyeplok-nyeplok.

Antena MS-1

Lalu apa perbedaan OMB double ring dibanding SIRA ?

Antena SIRA

Antena jenis SIRA memang cocok untuk dipasang di lereng gunung karena semi pengarah dan sudut pancaran vertikalnya 45 derajat ke bawah. Sehingga Sira mendapat julukan “THE TIGER OF MOUNTAIN”. Lemparan SIRA lebih bagus ketimbang OMB double ring, tapi sinyalnya cenderung nyeplok-nyeplok dan TIPIS. Jika didengarkan di dalam kota dengan MOBIL saat berjalan, maka antena jenis SIRA sering terdengar “sak sek sak sek” atau sinyalnya seperti hilang-hilang. Hal ini karena SIRA kurang bisa menembus bangunan-bangunan beton tinggi yang umum ada di kota-kota. Antena SIRA lebih jauh lemparannya, sehingga kadang lokalnya malah kurang tebal, bahkan ada kejadian di jarak yang masih dekat sinyalnya lemah, tapi di jarak yang lebih jauh malah lebih kuat.

Kalau ingin sinyal tebal di lokal dan bisa jauh, saya sarankan menggunakan OMB Single Ring. Kalau membayar listrik bukan hal yang sukar, dorong aja dengan watt sebesar 1-2KW, maka akan mampu hingga 30-60 KM lebih. Cukup untuk menjangkau 1-4 kabupaten, tergantung geografis wilayahnya (pegunungan, perbukitan, dataran rendah dll). Sinyal yang tebal akan membuat audionya juga semakin bagus. OMB single ring selain ringan, juga praktis, gampang matchingnya. Pakai pipa air 1,5 sampai 2 dim saja sudah bisa (3 pipa – 17 meter), tidak perlu triangle.

OMB Single Ring – Type GP

Oya, untuk antena OMB produksi lokal, perhatikan bahannya. Jangan terkecoh dengan harga murah, tapi bahannya tidak awet dan tidak tahan lama, sering tidak matching, meskipun ada lapisan stainlessnya. Stainless sekalipun juga macam-macam levelnya, dan jika kualitasnya jelek maka beberapa tahun akan muncul pletuk-pletuk atau neyeng. Umumnya harga antena OMB double ring buatan lokal berkisar mulai 700rb hingga 3 juta per bay (harga teknisi, bukan end user). Harga tersebut belum termasuk power divider dan jumper jika lebih dari 1 bay.

Power divider sendiri ada yang terbuat dari kuningan, ada juga yang aluminum. Keduanya berbeda jauh harganya. Umumnya yang dipakai adalah ukuran 1/2 Lambda untuk broadband (gampang matching tapi kurang bisa lari), dan 1/4 lambda (kurang broadband, lebih bisa lari sinyalnya).

Produk antena buildup umumnya selain berbeda di harga, juga berbeda di kualitas bahan dan kemampuan dalam menangani watt besar.

Oya, antena jenis OMB single/double maupun SIRA kurang bagus GAINnya kalau cuma 1 bay. Disarankan 2 bay untuk di bawah 500 watt, dan 4 bay untuk 500 – 2000 watt.

Jarak antar bay disarankan 0,65 lambda agar sinyal lebih runcing. Ibaratnya lampu 4 jejer, sinarnya akan lebih terang jika dibuat berdekatan bukan ? sedang jika berjauhan terangnya malah justru tidak terasa terang, cenderung ambyar.

0,65 lambda jika di frekuensi 107.9 maka jaraknya = 0,65 x 300 : 107.9 = 1,8 meter.

Tinggi antena untuk 4 bay sebaiknya minimal 4 pipa (22 meter). Hal ini karena panjang total 4 bay jika di frekuensi 107.9 membutuhkan space 5,4 meter… Kalau terlalu rendah antenanya nanti malah banyak terbuang ke tanah sinyalnya. Oya, intinya arah yang dituju tidak terhalang oleh apapun… lossss, bisa saling melihat antara rx dan tx. Meskipun di gunung tinggi kalau pasang antenanya di cekungan ya tetep tidak bisa keluar sinyalnya. Klu di atas gudukan yang bisa melihat paparan rumah di bawahnya, ketinggian antena 20 meter sudah bagus.

Kalau watt di bawah 500 watt mending pakai antena vertikal saja, seperti G6 atau G7. Selamat frekuensi kosong, dia bisa terdengar sampai jauh meski tipis. Tapi jangan coba-coba di frekuensi yang padat, pasti kalah sama antena yang pakai sistem lebih dari 1 bay.

Antena G6

Lebih baik Anda keluar uang yang lebih banyak untuk membeli antena yang bagus (antena, kabel, ketinggian tower minimal 40 meter) daripada harus mengeluarkan watt pemancar yang besar (pemborosan listrik). Antena menjadi KUNCI! Kalau bisa beli antena single ring buatan OMB Original yang seri GP.

Antena OMB single ring is the best! Dari segi harga, beratnya yang lumayan ringan dan pancarannya. Tapi kembali lagi juga soal bahannya : lebih tebal akan lebih bagus meskipun diameternya lebih kecil.

 

 

Telah dibaca :555

Incoming search terms for the article:

,Antena radio fm buatan sendiri,cara pemasangan antena fm jenis ms one,cara pemasangan antena fm jenis OMB double ring,jenis jenis antena FM

Tinggalkan komentar