Etika Umum Hidup Bermasyarakat Sehari-hari

Desember 25, 2018

Kita hidup di dunia ini selalu membutuhkan orang lain. Memang ada orang yang lebih suka hidup menyendiri, bekerja sendirian, dan memang karakternya dari sejak lahir seperti itu. Namun, ada juga orang yang memang karakternya suka “srawung” (bergaul) dengan orang. Buat yang tidak mudah bergaul, belum mengerti sopan santun, sebaiknya harus belajar. Jangan salahkan orang tua dalam mendidik, karena meski mendidiknya sama, tapi hasilnya bisa berbeda-beda pada setiap anak.

Kalau kita tidak pandai bersosialisasi dan tidak mengerti etika, maka bisa jadi saat sakit tidak ada yang menjenguk, saat kecelakaan tidak ada yang mau menolong, atau bahkan saat meninggalpun tidak banyak orang yang datang. Kita membutuhkan orang lain. Masak mau masuk ke liang lahat saja harus “menggelundung” karena tidak ada orang lain yang menolong ? …. “Tapi kan bisa bayar orang Pak???”, buat orang yang berpikiran bahwa apa saja bisa dibeli dengan uang, harus tahu bahwa ketulusan hati belum tentu bisa dibeli dengan uang….Sebelum semua itu terjadi, mari belajar sama-sama memperbaiki hal yang kurang baik dari diri kita. Di sini saya bukan berarti sudah lebih baik atau apa, tapi hanya SALING MENGINGATKAN SAJA. Bukan bermaksud menggurui…

Jadi sebenarnya¬†segala apa saja yang Anda inginkan agar lain lakukan juga kepada Anda, demikian jugalah Anda lakukan kepada mereka. Kata kuncinya adalah : “SALING”

Berikut ini kumpulan etika umum dalam bermasyarakat :

1. Saling mendahului dalam memberi hormat

Terlebih pada orang yang lebih tua dan lemah.

2. Ikhlas dan Ringan Tangan

Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan senang hati.

Budaya di negeri kita adalah GOTONG ROYONG, tapi sayangnya hanya di desa-desa dan kampung-kampugn yang masih menjaga tradisi tersebut. Di kota, kebanyakan cuek. Mungkin karena tidak tumbuh bersama sejak kecil akibat kebanyakan warga pendatang.

3. Melakukan hal yang baik

Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.

4. Pendamai

Berbahagialah orang yang membawa damai, bukan yang menimbulkan perpecahan.

5. Saling mengasihi, peduli dan memperhatikan

Di sini bukan berarti suka kepo dan ikut campur urusan keluarga orang lain ya, tapi ketika ada saudara atau teman sedang kesusahan, segera tawarkan bantuan semampunya.

6. Berkata lembut dan tidak menyakitkan

Siapapun tidak senang dengan kata-kata yang kasar bukan ?

7. Biasa mengucapkan kata “Maaf” dan “Terima kasih”

8. Mengutamakan Wanita

Wanita adalah kaum yang lebih lemah dibanding pria, dan rawan terhadap tindak kejahatan. Jangan biarkan seorang wanita keluar malam sendirian.

Sekian dulu kumpulan etika bermasyarakat di artikel ini. Tentu saja ke depan akan terus saya update.

9. Selalu bawa oleh-oleh

Jika berkunjung ke teman atau saudara di luar kota/daerah, selalu bawakan oleh-oleh. Demikian juga jika ada teman atau saudara berkunjung ke rumah, siapkan oleh-oleh untuk mereka bawa pulang.

10. Kalau makan di restoran, tunggu semuanya dapat makan dulu baru makan

Jangan ketika makanan yang Anda pesan sudah datang langsung Anda makan, sementara yang lain belum dapat makanan.. Kayak orang kelaparan aja ya ? hehehe

Beri kesempatan orang yang lebih tua atau anak-anak kecil untuk makan duluan

11. Lebih baik beli di teman sendiri, meski mungkin lebih mahal

Sama teman sendiri jangan malah menawar. Belilah agar dia juga dapat rejeki dari kita.

12. Mengantar tamu yang pulang sampai mereka menjauh

Jangan tutup pintu rumah dulu kalau tamunya belum berangkat pulang. Antar sampai di depan rumah.

Telah dibaca :1

Leave a Reply