Kelebihan dan Kekurangan Kompor Listrik Sistem Induksi

Kompor listrik dengan sistem induksi saat ini lagi trend. Bahkan beberapa bulan yang lalu di 2 toko elektronik besar di kediri mereka mengadakan promo dengan harga yang lebih murah.

Seiring waktu, kompor induksi menjadi semakin populer dan menjadi pilihan memasak bagi banyak orang. Apa pun jenis masakannya, hasil yang fantastis bisa diperoleh menggunakan kompor induksi.

Apa itu Kompor Induksi?

Kompor induksi menciptakan reaksi elektromagnetik antara ‘pot’ atau panci dengan ‘induction cooking zone’.

Cara kerja alat masak ini mirip dengan baja atau besi yang menempel ke permukaan magnetik. Pada kompor induksi, reaksi magnetik ini digunakan untuk menciptakan panas.

Sementara kompor listrik tradisional bekerja dengan memanaskan elemen pemanas dan kemudian mentransfer panas ke panci, kompor induksi menciptakan panas pada panci itu sendiri. Oleh karena itu, memasak dengan kompor induksi sangat cepat, aman dan hemat energi.

Namun perlu diketahui, kompor induksi hanya bekerja dengan panci atau alat masak datar yang terbuat dari stainless steel atau besi.

Untuk menguji apakah alat masak bisa digunakan pada kompor induksi, coba dekatkan magnet pada panci. Jika magnet menempel, maka panci atau alat masak tersebut kompatibel dengan kompor induksi.

Seiring waktu, harga kompor induksi semakin terjangkau sehingga bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan akan kompor modern.

Kelebihan Kompor Induksi

  • Kompor induksi bekerja sangat cepat. Sepanci besar air lebih cepat mendidih daripada menggunakan kompor gas. Hal ini membuat kompor induksi menjadi pilihan efisien, hemat biaya dan waktu.
  • Suhu kompor induksi amat presisi. Hal ini sangat berguna ketika memasak hidangan yang menuntut suhu yang konsisten.
  • Seperti disebutkan sebelumnya, kompor induksi bekerja dengan menciptakan reaksi elektromagnetik dengan logam panci. Artinya, panci yang menjadi panas, bukan kompornya. Fakta ini mencegah dapur menjadi panas dan tidak nyaman, serta membuat memasak jadi lebih aman.
  • Tidak lagi terjadi kasus Anda secara tidak sengaja meninggalkan kompor dalam kondisi masih menyala. Pada kompor induksi, saat panci tidak diletakkan diatasnya, maka tidak ada panas.
  • Permukaan kompor yang datar dan halus mudah untuk dibersihkan. Kompor induksi juga memiliki tampilan menarik yang akan menambah estetika dapur.

Kekurangan Kompor Induksi

  • Anda hanya bisa menggunakan peralatan masak yang terbuat dari stainless steel atau besi
  • Karena kompor induksi memiliki permukaan datar, peralatan masak Anda juga harus memiliki dasar yang datar. Hal ini membuat memasak dengan wajan bulat sulit dilakukan, meskipun Anda bisa membeli adaptor wajan induksi untuk mengatasi masalah ini.
  • Anda harus berhati-hati untuk tidak menggores permukaan kaca kompor induksi. Kadang-kadang ini bisa terjadi saat peralatan masak menggesek kompor.
  • Saat terjadi tumpahan, permukaan kompor induksi yang datar membuat tumpahan akan langsung mengalir ke lantai.
  • Karena suatu sebab, air bisa saja masuk ke bawah permukaan kaca, yang dapat menyebabkan masalah listrik. Namun beberapa kompor induksi memiliki detektor tumpahan, yang secara otomatis mematikan kompor jika terdapat cairan yang terdeteksi pada permukaan kompor.
  • Harga kompor induksi masih lebih mahal dibandingkan kompor gas atau kompor listrik biasa. Namun karena hemat energi, kompor induksi tetap layak dipertimbangkan.
  • Butuh watt besar, umumnya antara 400 – 2000 watt. Jadi pastikan daya listrik rumah Anda mencukupi.

Faktor yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Kompor Induksi

1. Ukuran

Ketika membeli sebuah kompor, pertimbangkan mengenai ukurannya.

Kompor induksi kecil memiliki ukuran sekitar 30 cm (memiliki maksimal dua zona memasak), sedangkan kompor besar bisa berukuran hingga 90 cm.

Salah satu ukuran paling umum yang sering digunakan adalah 60 cm (dengan empat zona memasak).

Pastikan memeriksa ruang di dapur Anda dan pilih ukuran kompor induksi yang sesuai.

2. Jumlah Zona Memasak

Kompor induksi dengan lebar 60 cm biasanya memiliki 4 zona memasak (cooking zone), yang cukup memberi ruang saat Anda memasak makanan dasar.

Kompor induksi dengan ukuran lebih besar akan memiliki zona memasak lebih banyak sehingga cocok untuk memasak makanan dalam jumlah besar.

3. Kontrol Sentuh

Kebanyakan model kompor induksi memiliki fitur kontrol sentuh (touch control), alih-alih kontrol berbentuk tombol. Kontrol sentuh memungkinkan Anda mengubah suhu hanya dengan menyentuh permukaan kaca dengan jari.

Kontrol sentuh juga akan nampak menyatu dengan desain kompor sekaligus lebih mudah dibersihkan.

4. Automatic Pan Size Recognition

Fitur ini memungkinkan kompor induksi mampu mendeteksi ukuran dan bentuk peralatan masak yang Anda gunakan dan menyesuaikan besar daya yang diperlukan.

Ini adalah salah satu alasan mengapa kompor induksi sangat hemat energi.

5. Child Lock

Model tertentu memiliki fitur child lock untuk mencegah anak-anak bermain-main dengan kontrol.

6. Timer

Tersedia dalam model canggih, fitur timer memungkinkan Anda memprogram kompor agar mati (atau menurunkan suhu) pada waktu tertentu, sehingga Anda bisa fokus melakukan hal lainnya.

7. Boost

Fitur boost (tersedia dalam model tertentu) mampu memberi daya tambahan sehingga memungkinkan mendidihkan sepanci besar air dalam waktu singkat.

8. Automatic Safety Shut-Off

Fitur keselamatan ini (yang tersedia dalam model tertentu) akan secara otomatis mematikan kompor saat mendeteksi air dalam panci sudah mulai mendidih.

KESIMPULAN

  • Kompor induksi menawarkan cara memasak modern, aman, sekaligus hemat energi.
  • Sebelum memilih kompor induksi, pertimbangkan mengenai ukuran yang sesuai serta fitur yang Anda butuhkan.
  • Meskipun memiliki harga lebih tinggi dibanding kompor biasa, kompor induksi mampu memasak secara efisien yang pada akhirnya akan memangkas biaya secara keseluruhan.
Telah dibaca :194

Tinggalkan komentar