Gejala Perlemakan Hati (Fatty Liver)

August 30, 2011

Masalah kegemukan memang terkadang diabaikan saja oleh penderitanya. Sampai ada yang bilang “saya ga perlu bertarak makan goreng-gorengan, telur dan daging, karena saya yakin bahwa kalau memang waktunya saya sakit atau meninggal, ya memang sudah waktunya. Jadi sekarang yang penting saya doa sebelum makan, dan memakan apapun juga yang saya suka dengan enjoy”. Kalau sudah mendapat pernyataan seperti itu, saya ga akan ngasi advice lagi karena memang pola pikirnya yang lain, padahal berat badannya jelas sudah berlebih.

Memang benar masalah hidup dan mati itu ada di tangan Tuhan. Saya melihat tetangga saya yang setiap hari rajin olahraga, eh tiba-tiba meninggal mendadak. Tapi bukankah apa yang kita tabur, itu pula yang akan kita tuai??

Kembali ke leptop…

Kegemukan atau obesitas merupakan masalah kesehatan yang harus serius ditindaklanjuti karena akan mengancam organ vital tubuh, salah satunya LIVER. Jika kita rajin menumpuk lemak (makan buanyak, tapi ga diimbangi dengan aktivitas fisik, sehingga kalori dari makanan akan tersimpan jadi lemak), lama-lama liver Anda akan diselimuti dan dimasukin oleh lemak.

Perlu Anda tahu bahwa LIVER merupakan organ tubuh yang vital karena memproduksi enzim dan hormon, memetabolisme semua bahan yang masuk dalam tubuh dan juga mengatur cairan tubuh. Tapi sayang kita lebih suka memilih gaya hidup yang melukai organ hati kita. Salah satu masalah yang banyak dijumpai adalah perlemakan hati.

Perlemakan hati terjadi karena lemak yang berlebih menumpuk di dalam sel liver (hati). Sebenarnya, seperti disebutkan dalam situs Liver Foundation, normal saja bagi hati untuk mengandung sejumlah lemak asalkan jumlahnya tidak melebihi 10% dari berat hati itu sendiri. Kalau jumlahnya sudah kelewat batas, itu tanda hati mengalami perlemakan. Jika kondisi ini tidak ditangani, akan memungkinkan munculnya komplikasi serius.

Perlemakan hati bisa saja tidak menimbulkan kerusakan. Namun ada kalanya kelebihan lemak memicu terjadinya peradangan pada liver (Hepatitis).
Umumnya perlemakan hati terjadi karena konsumsi lemak terlalu banyak, contohnya makanan gorengan. Konsumsi kalori berlebihan juga menyebabkan lemak tertimbun di hati. Jadi lemak akan menyelimuti hati dan masuk ke sel-sel hati. Akibatnya fungsi sel hati menjadi terganggu.

 

PENYEBAB

Perlemakan hati secara garis besar dibagi 2, yaitu penyakit perlemakan hati alkoholik dan penyakit perlemakan hati non alkoholik. Penyakit hati alkoholik berkembang karena kelebihan minum alkohol. Di sisi lain, perlemakan hati non alkohol dihubungkan dengan kelebihan berat badan atau kegemukan yang disebabkan karena terlalu sering makan makanan berlemak tinggi dan berkalori tinggi.

Penyebab-penyebab dari fatty liver adalah sebagai berikut:

  • Kegemukan (obesitas)
  • Kencing manis (diabetes)
  • Bahan kimia dan obat-obatan (contohnya alkohol, kortikosteroid, tetrasiklin, asam valproat, metotreksat, karbon tetraklorid, fosfor kuning)
  • Kurang gizi dan diet rendah protein
  • Kehamilan
  • Keracunan vitamin A
  • Operasi bypass pada usus kecil
  • Fibrosis kistik (bersamaan dengan kurang gizi)
  • Kelainan bawaan pada metabolisme glikogen, galaktose, tirosin atau homosistin
  • Kekurangan rantai-medium arildehidrogenase
  • Kekurangan kolesterol esterase
  • Penyakit penumpukan asam fitanik (penyakit Refsum)
  • Abetalipoproteinemia
  • Sindroma Reye.

 

GEJALA

Fatty liver umumnya tidak bergejala. Orang baru mengetahuinya saat melakukan tes kesehatan (pemeriksaan fisik), dan selanjutnya dipastikan dengan menjalani tes darah (Lab Darah lengkap, SGOT/SGPT, bilirubin, kolesterol) atau pemeriksaan USG bila hati membesar.

Tetapi kadang bisa menimbulkan sakit kuning (jaundice), mual, muntah, kembung  dan yang paling sering terjadi yaitu  nyeri tumpul di perut kanan atas (cenut-cenut, kemeng, terasa panas di kulit perut), terutama hal ini saat kecapekan dan habis makan terlalu banyak.


DIAGNOSA
Jika pemeriksaan fisik belum menunjukkan pembesaran hati, maka perlu diagnosis penjunjang yaitu dengan pemeriksaan SGOT/SGPT, Bilirubin, kolesterol (TG, LDL, HDL) dan USG Abdomen. Gambaran  USG Abdomen dari fatty liver menunjukkan echoparenkim hepar yang meningkat (hepar terlihat lebih gelap), dan dari sini bisa ditentukan derajat keparahan dari fatty liver.


Akibat konsumsi alkohol

Sejatinya organ hati akan memecah alkohol, sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh. Namun bila anda mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan, akan terjadi ketidakseimbangan yang bisa mencederai hati. Kondisi ini akan menghambat proses pemecahan protein, lemak, dan karbohidrat.

Ada 3 jenis penyakit hati terkait dengan konsumsi alkohol:

1. Perlemakan Hati
Ditandai oleh pembentukan sel lemak di hati. Biasanya tidak ada gejala yang menyertai, meski hati bisa saja membesar dan Anda merasakan tidak nyaman pada perut kanan bagian atas.

Perlemakan hati terjadi pada kebanyakan orang yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak. Kondisi ini akan membaik setelah yang bersangkutan berhenti minum alkohol.

2. Hepatitis alkoholik atau peradangan hati.

Sekitar 35% dari populasi peminum berat mengalami hepatitis alkoholik. Gejalanya bisa berupa hilangnya nafsu makan, mual, muntah, nyeri perut, demam dan kulit berwarna kuning.

Jika tingkatnya ringan, hepatitis alkoholik dapat bertahan hingga bertahun-tahun, tetapi bisa menyebabkan kerusakan hati progresif.

3. Sirosis Alkoholik

Tipe ini lebih serius dari penyakit hati gara-gara alkohol. Antara 10-20% dari peminum kelas berat mengalami sirosis, biasanya setelah 10 tahun lebih mengonsumsi alkohol. Gejalanya mirip hepatitis alkoholik.
Ingat, bahwa kerusakan akibat sirosis membuat hati tidak dapat dikembalikan bagai semula lagi. Kebanyakan peminum berat akan mengalami perjalanan gangguan hati mulai dari perlemakan hati ke hepatitis alkoholik dan bisa berakhir pada sirosis alkoholik.

Perjalanan gangguan hati ini tentu bervariasi pada tiap individu. resiko mengalami sirosis menjadi tinggi terutama pada peminum kelas berat dan memiliki penyakit lever kronis seperti infeksi virus hepatitis C. Kesehatan para peminum ini bisa membaik bila berhenti minum alkohol.

Minum alkohol dalam jumlah moderat bagi kebanyakan orang tidak menyebabkan penyakit liver. Moderat artinya tidak lebih satu gelas (porsi) per hari bagi perempuan dan 2 gelas/hari bagi pria.

Meski demikian, bagi orang dengan penyakit hati kronis, alkohol dalam jumlah sedikit saja akan memperburuk sakit hatinya. Pengidap sakit hati akibat alkohol dan dengan sirosis dari berbagai penyebab sebaiknya benar-benar putus dengan alkohol. Yang tidak kalah penting, jangan minum obat asetaminofen dengan alkohol atau setelah menenggak banyak alkohol. Kombinasi ini dapat membahayakan lever.


PENGOBATAN

Tidak ada pengobatan khusus atau pembedahan untuk mengatasi perlemakan hati. Tujuan dari pengobatan adalah menghilangkan penyebabnya atau mengobati penyakit yang mendasarinya. Bila hati secara berulang mendapat pemaparan dari bahan-bahan racun seperti alkohol, pada akhirnya fatty liver akan berkembang menjadi sirosis.

Sejumlah langkah ini bisa dicoba guna mencegah terjadinya kerusakan :

  • Turunkan berat badan secara aman. Ini berarti berat badan tidak turun lebih dari 0,5-1 kg per minggu, dengan mengatur asupan kalori dan lemak.
  • Turunkan kadar trigliserida melalui diet (hindari kuning telur ayam dan telur puyuh) dan minum obat antilipid dengan resep dokter (golongan fibrat : genfibrozil)
  • Hindari alkohol
  • Kontrol diabetes bila anda menderita diabetes
  • Olah raga secara teratur yang membakar banyak kalori
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin

 

 

Telah dibaca :124422

Incoming search terms for the article:

,perlemakan hati,gejala fatty liver,gejala perlemakan hati,lemak hati,obat fatty liver,perlemakan hati pdf,penyakit fatty liver,penumpukan lemak di hati,fatty liver adalah,pelemakan hati,gejala lemak hati,penyakit perlemakan hati,lemak hati tinggi,gpt tinggi,lemak di hati berbahaya,pEmeriksaan darah apa saja bagi peNderita lever,perlemakan hati adalah,gejala penyakit perlemakan hati,penyebab perlemakan hati,obat herbal untuk lemak hati,obat tradisional perlemakan hati,gejala hati berlemak,gejala pada penyakit perlemakan hati,gejala penyakit pelemakan hati,gejala pencegahan dan pengobatan perlemakan hati,hati tertutup lemak,komplikasi lemak hati,perlemakan hati dan kolesterol tinggi,lever tertutup lemak,penyakit fatty liver dan penyebab serta pencegahanya,penyakit hati terbungkus lemak,penyebab hati berlemak,tanda penderita penyakit SGPT,ciri-ciri penyakit perlemakan hati,cara menghilangkan paty lever,ciri ciri penyakit perlemakan hati,cara mengatasi dan gejala penyakit perlemakan hati,penvcegahan perlemakan hati,bahayakah lemak dihati,bahaya lemak di hati,bagaimana mengobati fatty liver,penyakit kelemakan hati,penyakit lemak dihati,penyakit patty lever,penyakit penumpukan lemak di hati buah,apakah arti GOT tinggi didalam check kesehatan,bahayanya fatty lever,penumpukan lemak dalam hati,pengobatan perlemakan hati,obat lemak pads hati,obat pelemakan hati,cara alami menyembuhkan pelemakan hati,obat tradisional untuk fatty liver,obat tradisional untuk perlemakan hati,obat untuk perlemakan hati,organ hati terbungkus lemak,patalkah jika hati tertutup dengan lemak,cara alamai menyembuhkan fatty liver,berapa lama penyembuhan fatty liver,pencegahan penyakit perlemakan hati,pengobatan fatty liver adalah,penyakit yang terjadi dihati dan bagaimana cara mencegahnya,penyebab gejala / ciri ciri pencegahan penyakit perlemakan hati,apa yg terjadi bila sgpt dan sgot tinggi,saya minum hasil lab hdl meningkat mg,sgop dan sgpt itu bahaya ga?,sgot 1000 sakit apa,sgot sgpt liver penyakit,sgot sgpt tinggi boleh minum alkohol,sgot sgpt tinggi hubungannya dgn gatal,sgpt diatas 1000,akibat penumpukan lemak di Hati,tanda perlemakan hati,tanda tanda fatty liver,tips mengurangi lemak di hati,prinsip terjadinya fatty change dihati,perlemakan pada hati menyebabkan,perlemakan hati penderita gizi buruk akibat,penyebab penyakit lemak hati,apa yg hrs dilakukan pasien fatty lemak,penyebab sgot dan sgpt naik diatas 1000,penyebab sgot sgpt tinggi karena kecapaian,penyebab terjadinya penyakit perlemakan hati,apa yang di lakukan bagi orang penderita fatty liver,apa itu got dan gpt,cara menghilangkan perlemakan hati,perlemakan hati gejala,perlemakan hati non alkoholik,akibat perlemakan hati,usg abdomen normal sgpt tinggi,obat herbal untuk fatty liver,dampak penumpukan lemak di hati,ciri-ciri perlemakan hati,gejala liver spot,gejala pelemakan hati,ciri orang fatty liver,ciri fisik penderita fatty liver,ciri ciri perlemakan hati,got gpt artinya,GOT tinggi hasil lab

5 Responses to “Gejala Perlemakan Hati (Fatty Liver)”

  1. TERIMAKASIH INFONYA SANGAT BERGUNA

    saya tes GOT GPT hasilnya 108 dan 207 (ter pertama) kemudian 102 dan 198 (tes kedua untuk pembanding setelah 3 hari dari tes pertama) angka normal GOT <33 GPT <50 (laki-laki dewasa)

    kemudian hasil trigliserida 224 mg/dl (angka normal 1000,00

    tinggi 170 berat 79 (overweight)

    dari hasil diatas dikter kasih obat
    untuk menurunkan trigliserida (profibrat)
    untuk peradangan hati (lefichol)

    kalo lihat dari hepatitis hasil tes menunjukkan kalau saya negatif dan sudah punya anti hepatitis (antibody)
    jadi harus di pantau sekitar sebulan kalau GOT GPT belum juga turun disarankan untuk USG hati,

    Apa berarti saya punya kecenderungan fatty liver atau perlemakan hati?

    karena kalo lihat hasil tes sebenernya sangat cocok dengan gejala fatty liver yaitu overweight/kelebihan berat badan, trigliserida/kolesterol tinggi, GOT GPT 1-3 X angka normal.

    [Reply]

    admin Reply:

    @arma, Untuk memastikan sebaiknya Anda USG hati. Hasil SGOT dan SGPT Anda sudah melebihi batas normal, jadi harus mesti waspada.

    [Reply]

  2. adakah dampak penumpukan lemak di hati juga bisa menimbulkan kesemutan di sekitar tubuh. mengingat pasien nya juga mempunyai riwayat darah tinggi,asamurat, dan lemak di jantung
    mohon info nya.trimakasih

    [Reply]

    admin Reply:

    kesemutan adalah salah satu tanda ada masalah di syarafnya. Perlu konsultasi dengan dokter syaraf terkait hal ini agar dilakukan pemeriksaan yang lengkap

    [Reply]

  3. Hasil Lab SGOT saya 32 dan SGPT 67 tetapi Badan saya sering gatal dan perut sebelah kanan agak mengeras selesai makan, apakah ada hubungan ya dengan Perlemakan Hati?

    [Reply]

Leave a Reply




You might also likeclose