Orang yang Selalu Lari dari Masalah

Setiap orang pasti memiliki masalah, tapi ada orang yang justru senang menghadapi masalah, sedang yang lain malah senang lari dari masalah, meski itu adalah masalah yang sepele sekalipun.

Kabur dan menghilang untuk sementara waktu memang dapat menjadi salah satu hal yang dilakukan ketika seseorang dilanda banyak tekanan, stres, dan panik. Namun, lari dari masalah juga bisa menjadi salah satu bentuk mekanisme pertahanan dirinya. Avoidance atau menghindar namanya.

Avoidance

Menghindar dari perkara besar tak harus kabur ke luar kota, luar negeri, atau sampai pindah rumah. Dengan tidak menyelesaikannya pun, Anda sudah dapat dikatakan kabur dari masalah.

Biasanya, orang yang lari dari masalah punya kecemasan dan perasaan tidak mampu dalam menghadapi situasi yang ada. Dia memilih cara yang paling mudah baginya, yaitu menghindari sumber tekanan. Keadaan mental dan tubuh manusia memang secara alamiah bereaksi untuk menghindari masalah (run / flight). Namun, ada pula beberapa orang yang mengakalinya menjadi penyelesaian (fight).

Sejak zaman dahulu kala, manusia sudah terlatih untuk memiliki insting bertahan hidup dalam menghadapi ancaman dan bahaya. Mekanisme melindungi diri saat adanya bahaya ini dikenal dengan mekanisme fight or flight – dan memicu terjadinya perubahan fisiologis di dalam tubuh.

Fight or flight adalah respons tubuh saat menghadapi bahaya yang membuat kita memilih antara melawan (fight) atau berlari / pergi (flight). Tubuh yang mendeteksi ancaman akan membuat perubahan hormon dan fisiologis sehingga kita pun berpikir cepat untuk mempertahankan diri. Fight or flight menjadi jenis respons stres yang membantu kita untuk mengenali ancaman – di mana semua sistem tubuh akan bekerja agar kita bisa bertahan hidup.

Misalnya saja, saat Anda hendak dilempar bola basket. Anda yang mungkin takut terkena lemparan pasti akan langsung menghindar dan membiarkan bola menggelinding begitu saja. Si bola akan tetap ada di situ, tetapi Anda pura-pura tidak melihatnya.

Reaksi tersebut akan berbeda jika Anda tidak memiliki ketakutan yang besar. Dalam hal ini, Anda memiliki niatan untuk fight. Bola basket yang telah dilempar akan berusaha Anda tangkap, dan diupayakan agar bisa dimasukkan ke dalam ring.

Analoginya, satu masalah sudah selesai. Bahkan, Anda berani menjadikan masalah yang tadi sebagai sebuah pengalaman. Jadi, saat dihadapkan dengan masalah yang serupa, Anda tinggal menghadapinya dengan cara yang sama.

 

Melarikan Diri dari Masalah, Baik atau Tidak?

Fight or run merupakan naluri alami manusia saat menghadapi suatu masalah. Bahkan, melarikan diri dari masalah (avoidance) termasuk sebagai bentuk pertahanan diri.

Kalau sudah begitu, apakah dapat dikatakan bahwa lari dari masalah merupakan hal yang keliru? Bukankah hal ini terjadi secara alamiah?

Avoidance itu tidak baik jika dilakukan terus-menerus. Kenapa? Karena sumber masalah atau tekanan akan tetap ada. Orang tersebut biasanya akan mencari cara atau alasan supaya tetap menghindari tekanan. Kalau hanya sekali, dan di waktu yang akan datang dia berniat untuk menghadapinya, itu tidak masalah. Mungkin dia hanya perlu waktu untuk menyiapkan cara dan dirinya sendiri.

Melarikan diri yang sudah sampai menjadi kebiasaan adalah hal yang tidak baik. Pasalnya, kelakuan tersebut dapat menambah tingkat stresnya sendiri, dan efek yang mungkin timbul akibat masalah juga bisa semakin besar.

Tidak mau pusing sama masalah dan meremehkan, apalagi itu masalah yang berkaitan dengan hidup orang banyak, itu benar-benar merugikan. Orang yang mengacuhkan hal besar sering tidak memikirkan dampaknya buat hidup orang lain. Karena itu, kebiasaan melarikan diri ini buruk.

Apa yang Seharusnya Dilakukan saat Punya Masalah?

Pada dasarnya, Anda boleh mundur sejenak untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada dan mencari tahu hal yang mesti dilakukan agar langkah-langkah yang diambil dapat sepenuhnya tepat. Ini sebenarnya momen yang penting, dan setiap orang boleh melakukannya. Jangan lupa, sampaikan sejujurnya kalau kita butuh waktu untuk berpikir atau mencari solusi dalam penyelesaian masalah. Bukan tiba-tiba menghindar dan menghilang.

Jika Anda sering kabur dari masalah, bahkan diajak ketemuan oleh orang lain untuk menyelesaikan masalah dengan Anda tapi Anda selalu menghindar, maka segera perbaiki diri agar masalah tidak makin menumpuk dan mengganggu ketenangan dalam hidup.

Jadilah pribadi yang SUKSES, sehingga mampu menghadapi masalah demi masalah dengan keberanian.

156 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan komentar