Categories: Teknologi

Kekuatan Audio Amplifier : PMPO vs RMS, mana yang lebih dipercaya dan akurat?

Anda mungkin pernah melihat ada speaker aktif merek tertentu bertuliskan 2500 watt ??? Tapi setelah dicoba ternyata suaranya kurang keras, bahkan sember ??? Bisa jadi itu hanya PMPO saja, bukan RMS.
Label PMPO dan RMS ini kerap kita jumpai ketika membeli perangkat audio, semisal home theater, speaker aktif, amplifier dan sejenisnya.
PMPO dan RMS ini bukanlah kualitas komponen atau jenis daya ataupun model rangkaian yang digunakan. Tapi hanyalah hasil dari cara pengukuran daya outputnya saja.

Apakah yang dimaksud dengan PMPO dan RMS ini? Apa perbedaannya? Manakah yang lebih dipercaya atau akurat?

PMPO (Peak Musik Power Output)
Dari singkatan tersebut bisa dibilang adalah daya puncak musik sesaat.

RMS (Root Mean Square)
Merupakan daya efektif atau kontinyu (terus menerus).

PMPO secara teoritis sekitar 3-4 kali lebih besar dari RMS.
Jadi, jika disebut PMPO 100 watt, maka RMS nya sekitar 25-33 watt saja.

Sebetulnya RMS lah yang paling patut dipercaya, karena telah menjadi standart internasional.

Ini lantaran PMPO diukur dengan sinyal masukan tone burst (letupan nada) 1 khz dan pada distorsi keluaran 10 persen, sinyal ini sangat singkat, sekitar 20 mili detik saja.

Sementara RMS diukur dengan sinyal masukan sinus yang kontinyu pada distorsi keluaran tak lebih dari 1 persen.

Dalam kenyataannya, PMPO mungkin jauh lebih tinggi daripada RMS, bisa sampai 10 kalinya.
Tergantung catu dayanya!

Tapi, sekali lagi ini pada prinsipnya sia-sia saja. Pertama, karena PMPO ini bersifat (sangat) sesaat.
Sama sekali tidak mencerminkan kemampuan sesungguhnya.

Kedua, saat pengukuran, distorsi yang terjadi sudah amat tinggi (telinga pun mulai mendeteksi cacat musik pada 5 persen, cacat sinyal sinus tunggal 3 persen),

Jika anda berniat membeli perangkat audio berlabel PMPO (biasanya compo jepang), lihat saja berapa watt daya listrik PLN yang disedotnya (lihat stiker dibagian belakang). Misalnya hanya 200 watt, maka bisa ditaksir daya keluaran audionya paling-paling berkisar 70 persen nilai itu. Jika itu stereo, maka daya per kanal masih harus dibagi dua lagi. Tak mungkin amplifier menghasilkan daya audio 1.000 watt dengan menyedot daya listrik 100 watt.

Jadi jangan mudah tergiur dengan watt besar tapi ternyata PMPO!
Telah dibaca :1931
Purba Kuncara

Wordpress Fan & Radio Broadcasting. SEO of KLIKHOST.COM

View Comments

Share
Published by
Purba Kuncara

Recent Posts

Keuntungan dan Kerugian Tukang Borongan dan Harian

Bagi Anda yang masih pemula dalam soal membangun ataupun merenovasi rumah, maka memilih TUKANG YANG…

5 hari ago

Perbedaan Rapid Test dan Tes Swab, Mana yang Lebih Akurat?

Rapid test dan tes swab adalah dua tes yang saat ini banyak digunakan untuk mendiagnosis…

3 minggu ago

Olahraga Bagi Yang Malas Berolahraga

Tidak semua orang suka berolahraga. Apalagi karena alasan sibuk bekerja. Untuk orang yang jarang bergerak…

3 bulan ago

Etika Dalam Berhutang

Pijam uang menjadi salah satu jalan keluar di saat kesulitan keuangan. Tak jarang keluarga dan…

3 bulan ago

Tips Memilih Paket Hosting Unlimited

Sudah dari beberapa tahun yang lalu sebenarnya beberapa hosting di luar negeri, sebut saja blu*host…

3 bulan ago

Mengerjakan Hobi Yang Dibayar

Beberapa orang sewaktu saya tanya : "Adakah yang punya usaha tapi tidak sesuai hobinya?". Ada…

4 bulan ago