Categories: Pengembangan Diri

Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana, Agama Agemaning Diri

Kalau dulu saya sudah pernah bahas tentang falsafah jawa yang berkata Bibit, Bebet dan Bobot, kali ini saya akan bahasa falsafah jawa yang juga mungkin sering kita dengar : Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana, Agama Agemaning Diri.

Ajining diri saka lathi, mengandung makna bahwa seseorang dapat dihargai itu berdasarkan ucapannya atau lidahnya. Contohnya adalah orang akan lebih dihargai di masyarakat ketika tidak bersikap sombong, atau dia dapat bertata krama dengan baik. Kalau Anda adalah orang yang berilmu, ya jangan sombong, sebaliknya cobalah menyebarkan ilmu Anda itu dengan bahasa yang santun dan tidak menyinggung perasaan orang lain. Bisa juga diartikan bahwa dalam setiap kehidupan kita harus selalu menjaga setiap ucapan agar senantiasa berucap benar dan tidak berkata dusta. Dengan kata lain hal ini sama dengan INTEGRITAS, yaitu kesesuaian antara ucapan dan tindakan.

Ajining raga saka busana, mengandung makna bahwa berharganya seseorang itu dinilai dari penampilan atau busana yang ia pakai. Jangan karena alasan ingin bersikap sederhana meski kaya dan pintar, lalu Anda mengenakan baju lucek, bahkan pakai kaos oblong di acara-acara resmi. Berpenampilanlah sesuai tempatnya. Kalau di rumah, Anda bolehlah mengenakan celana pendek dan kaos oblong. Tetapi kalau di acara resmi, misal rapat, kurang tepat jika mengenakan pakaian seperti itu. Juga selain baju, tubuh Anda harus diperhatikan. Muka kalau perlu di facial biar kinclong dan tambah cakep. Rambut yang ubanan juga di styling dan coloring biar kelihatan wibawanya. Kalau gemuk, ya diet biar kurus dan makin sehat, sehingga kelihatan sporty. Pakai deodorant dan parfum agar tidak bau.

Agama agemaning diri, mengandung arti bahwa agama itu merupakan pakaian untuk diri kita.  Maksud pakaian di sini adalah dimanapun kita, tingkah laku kita harus sesuai dengan aturan dan norma-norma agama yang kita anut.  Kalau kita mengikuti aturan-aturan yang sudah ditentukan oleh agama, pasti hidup kita bakalan lurus.

Demikian penjelasan falsafah jawa (paribasan jawa) ajining diri saka lathi, ajining raga saka busana, agama agemaning diri. Semoga setelah membaca artikel ini, kehidupan Anda diubahkan 🙂

Telah dibaca :17937
Purba Kuncara

Wordpress Fan & Radio Broadcasting. Founder KLIKHOST.COM

Share
Published by
Purba Kuncara

Recent Posts

Mana Yang Lebih Bagus Untuk Diet : Beras Merah atau Beras Hitam ?

Beras merah selama ini sudah dipakai oleh banyak orang untuk diet karena terbukti lebih baik…

1 minggu ago

Seni Mendengarkan Dalam Berkomunikasi

Setiap orang senang dihargai, termasuk dalam hal berkomunikasi. Bagaimana agar kita bisa menjadi pendengar yang…

2 minggu ago

Hindari Kebiasaan Menyogok

Di tengah situasi pandemi seperti ini, kita harus bisa berhemat, terlebih berhemat uang. Kalau dulu…

2 minggu ago

10 Faktor Kesuksesan Oleh Thomas J. Stanley, Ph.D

Menjadi sukses memang dambaan banyak orang. Tapi kenapa tidak semua orang bisa sukses? Ternyata ada…

2 minggu ago

Tips Merapikan Rumah Yang Berantakan

Merapikan rumah rasanya tidak ada habis-habisnya jika kita tidak terbiasa merapikan mulai dari hal-hal kecil.…

3 minggu ago

Berlagak Jadi Bos

Menjadi bos itu memang enak, karena tinggal menyuruh-nyuruh saja. Tapi bagaimana jika yang disuruh adalah…

3 minggu ago